Hudi Susilo, Memaksimalkan Gerakan Literasi di Sekolah

Hudi Susilo, Kepala SDN Pajagalan 2 Sumenep

Di sela-sela pelaksanaan Diklat Gerakan Literasi Sekolah dan Pengelolaan Literasi Kelas bagi guru SDN Pajagalan 2 Sumenep, Rulis sempat berbincang dengan Kepala sekolah tersebut, Hudi Susilo, terkait gerakan literasi sekolah, Sabtu, (11/01/23)

Ia beralasan, dilaksanakannya diklat literasi tersebut, yang utama yakni membangun budaya literasi di sekolahnya yang diawali dari pemahaman guru-gurunya tentang apa itu literasi.

“Harapan kami setelah guru-guru memahami bagaimana literasi, lalu dikembangkan, dijalankan dan diimplemantikan di kelas masing-masing,” jelasnya.

Ditanya apakah di sekolah ini dalam gerakan literasinya belum memenuhi target yang diharapkan?

Dikatakannya,  sebenarnya kegiatan literasi di SDN Pajagalan 2 sudah dijalankan, namun secara maksimal masih belum tampak.

Namun Hudi menegaskan, meski belum tampak, tapi kegiatan literasi terus digalakkan, setidaknya setiap minggu sekali,  para siswa diwajibkan untuk berkunjung ke perpustakaan daerah (Perpusda Sumenep) dan membaca di tempat.

“Kegiatan literasi terus kami kembalikan sesuai standar sekolah literau, semisal kelengkapan fasilitas pojok baca dan lainnya,” ujar Hudi

Dikatakannya, untuk ke depan, bagaimana anak-anak makin gemar membaca dan menulis. Dari kegiatan yang ditampilkan oleh guru melalui program literasi kelas mulai dari pojok-pojok baca , pojok literasi dan berbagai kegiatan lainnya di kelas akan menjadi kegiatan rutin anak-anak.

Dibanding sekolah lain, kegiatan siswa bidang menulis bisa dinilai cukup bagus, dan telah menerbitkan beberapa buku.

Namun demikian, tambah Pria asal Wonogiri itu, sebagaimana yang terjadi sebelumnya, itu masih produk beberapa kelas, diantaranya yang muncul selama ini kelas 5, tapi kemudian setelah kelas 6 tidak muncul kembali.

“Ini harapan kami setelah dari bawah (kelas dasar) kami bangun, nanti  diharapkan semuanya bisa muncul, mulai kelas dasar sampai kelas 6. Dengan demikian, juga berharap guru-gurunya muncul juga,” harapnya.

“Jadi, nantinya diharap kemampuan siswa dalam menulis bisa berkesinambungan, artinya sejak kelas dasar sampai tingkatan selanjutnya kemampuan anak dalam menulis terus bisa bertahan dan berkembang,” jelas Hudi

“Jadi dalam posisi selama ini  menyiapkan pondasinya belum begitu kuat, dan akhirnya program tidak berjalan semestinya”tandasnya.

SDN Pajagalan 2 Kota Sumenep, yang berlokasi di jantung kota Sumenep ini merupakan sekolah certer, dengan jumlah siswa 294 anak, dan kekuatan guru 27 orang, 25 diantaranya sebagai guru ASN dan P3K.

(Syaf/Rulis)

POSTING PILIHAN

Related

Utama 3354338835821418323

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

LSB Eksaina

LSB Eksaina
Program kerjasama Pro 1 RRI Sumenep dengan Rumah Literasi Sumenep, dalam bentuk siaran ramah anak dengan penampilan lewat siaran radio untuk siswa SD/MI/SMP/MTs. Silakan daftarkan siswa sekolah Anda.

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item