Mengendalikan Kesehatan Mental dengan Memperkuat Agama

 


Charisma Ayu Pradita

Agama merupakan salah satu hal yang dapat berpengaruh sekali dalam dunia kesehatan, bahkan bisa dibilang memiliki peran yang cukup membantu. Banyak sekali suatu kegiatan keagamaan yang dapat membantu kita untuk kita dapat menjaga kesehatan tubuh kita dengan tetap baik dan benar. Agama dapat didefinisikan sebagai bentuk atau cara kita untuk mendekatkan diri pada Tuhan Maha Kuasa sesuai dengan keyakinan yang kita miliki sendiri.

Agama yang kita peluk dapat mempengaruhi tingkah laku kita dengan aturan-aturan yang telah ada dalam suatu agama tersebut. Sutau tatanan yang mengatur suatu hubungan antara manusia dengan Tuhan, bahkan tidak hanya mengatur hal tersebut agama bisa saja mengatur hubungan antara manusia dengan dirinya sendiri atau antara manusia satu dengan manusia yang lainnya dan lingkungannya.

Dengan adanya agama yang kita yakini hal tersebut dapat sekali menjadi suatu hal yang mampu membimbing manusia dalam hal apapun, tidak terkecuali membimbing atau bahkan membatu manusia dalam hal kesehatan.

Agama dengan segala hal yang ada di dunia ini sangatlah berhubungan satu sama yang lain, salah satunya agama yang berhubungan dengan dunia kesehatan. Kesehatan itu sendiri merupakan keadaan dalam diri seseorang yang sehat secara jasmani dan rohani, keadaan sejahtera yang dimulai dari tubuh, fisik, emosi, mental, jiwa, bahkan sosialnya tanpa ada gangguan yang lain.

Kondisi yang stabil dan tenang dalam tubuh kita sangat diperlukan agar kita dapat mejalani kegiatan sehari hari dengan baik. Di dunia ini banyak sekali hal yang harus kita lakukan, kita harus bekerja, sekolah, belajar, olahraga, dan lain-lain.

Maka dari itu hal yang sangat berpengaruh dan berperan dalam semua kegiatan yang kita miliki salah satunya yaitu kita harus memiliki kesehatan tubuh yang baik, yang mampu menjaga kita dari hal hal yang tidak diinginkan, seperti sakit. Jika kita sakit banyak hal yang harus tertunda, banyak kegiatan yang tidak bisa kita lakukan jika kita sakit dan kondisi tubuh kita yang menurun. Kita sebagai manusia pastinya sudah tidak asing lagi dengan dua kata yang sangat mendunia, yaitu kata sehat dan sakit.

Mereka adalah dua kata yang saling berhubungan satu sama lain, keadaan sehat dan sakit ini terkadang sulit untuk kita artikan meski keadaan ini dapat dirasakan oleh tubuh kita sendiri. Banyak juga orang yang salah mengartikan keadaan tubuh yang sehat dan tidak. Terbukti dari banyak orang yang merasa bahwa tubuh secara fisik mereka sehat tetapi tidak dengan emosi dan mental mereka, begitupun sebaliknya. Sakit yang kita rasakan tidak hanya sakit yang terlihat saja seperti sakit fisik, akan tetapi kita juga dapat memiliki sakit mental, emosi, serta perasaan yang kita miliki.

Hubungan antara agama sebagai keyakian dan kesehatan jiwa pada diri seseorang terletak pada sikap yang dilakukan, sikap penyerahan diri terhadap suatu kekuasaan yang Maha Kuasa. Banyak hal positif yang kita dapatkan dari suatu kegiatan keagamaan. Suatu konsep kesehatan yang berlandaskan keagamaan akan dapat bertahan lama dan berorientasi dalam jangka panjang yang tidak hanya bertahan pada masa kini, akan tetapi akan terus tetap bertahan seiring berjalannya waktu, karena dalam hal tersebut kita selalu mengandalkan dan menyerahkan serta mempercayakan pada Tuhan yang kita miliki.

Salah satu solusi terbaik kita untuk dapat menjaga kesehatan mental dengan baik yaitu mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang ada dikehidupan sehari-hari. Meyakini, dan menjalani agama dengan baik dapat menumbuhkan sikap optimis yang ada pada diri kita, dapat membantu kita memperoleh hal positif yang mempengaruhi diri kita untuk lebih percaya diri, merasa dicintai, bahagia, puas, dan merasa aman. Ajaran agama banyak sekali membantu kita untuk menjaga kedamaian serta ketenangan dalam diri kita. Salah satu hal yang dapat membantu kita dalam hal tersebut yaitu kita selalu beribadah sesuai ketentuan dari maisng-maisng agama, berdoa berserah diri, dll.

Agama selalu menjadi penunjang untuk hal-hal yang baik dalam diri kita. Sangatlah logis jika agama dan kegiatan keagamaan dapat membantu untuk mengendalikan segala sesuatu yang ada dalam diri kita, termasuk mengendalikan sisi emosional kita agar kita tetap terjaga dengan baik.

Kesehatan mental salah satu keadaan dimana kondisi suatu individu memiliki atau bahkan merasakan kesejahteraan dalam diri mereka, mampu berfikir secara logis, seseorang yang dapat menyadari emosi serta pontesial diri mereka sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi segala sesuatu hal yang terjadi dalam hidupnya. Kesehatan mental banyak sekali mencangkup hal-hal penting dalam diri kita, yaitu mencangkup mengenai keadaan seseorang secara psikologis, emosional, dan juga kehidupan sosial seseorang.

Dari kesehatan mental ini dapat mempengaruhi tidakan seseorang dalam kehidupan sehari hari mereka, pola berfikir, serta cara untuk merasakan akan suatu hal. Banyak sekali cara untuk menjaga kesehatan mental dengan salah satunya yaitu memperkuat agama seperti yang sudah terbahas, istirahat yang cukup, mengurangi stress, berfikir secara positif, dan masih banyak hal yang lain. Dengan kesehatan mental yang terganggu juga akan menimbulkan beberapa dampak negatif yang mungkin saja tidak kita inginkan.

Dampak yang sangat sering kita rasakan yaitu, kita merasa kesulitan berhubungan dengan orang lain maupun lingkungan disekitar kita, merasa kurang pantas untuk siapa saja, terasing dari kehidupan sosial, dan sebagainya. Kesehatan mental kita ini dibilang memiliki hubungan antara pola pikir dan juga arah pergerakan diri kita. Seseorang dengan kesehatan mental yang baik juga akan mempengaruhi keadaan diri kita dengan baik.

Pikiran yang kita memiliki jauh lebih terarah dan terfokus, mudah untuk berkonsentrasi, melakukan segala aktivitas dengan baik dan berani. Dalam islam juga terdapat pembagian untuk suatu penyakit jiwa atau mental diantaranya ada, sombong, terperdaya, iri dan dengki, lalai dan lupa, suka marah, pamer, dan frustasi.

Memperkuat agama untuk menjaga kesehatan mental kita adalah cara yang terbaik, banyak sekali yang dapat dilakukan. Menjahui orang-orang yang toxic atau lingkungan yang buruk, tidak terlena dengan kehidupan dunia, mengasah akal baik dan menjahui nafsu yang negatif, selalu bersyukur atas segala sesuatu yang terjadi, menjahui perbuatan yang tercela, bergaul dengan orang-orang yang baik, serta berusaha untuk selalu istiqamah.

Dengan cara-cara tersebut kita dapat menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. Dapat dipastikan itu juga akan mempengaruhi kesehatan mental serta tubuh kita. Hal-hal yang positif akan selalu memiliki pengaruh yang sama positifnya.

Jadi semua itu kembali pada diri dari masing-masing individu. Semua yang telah dilakuan tidak terlepas dari keputusan yang mereka ambil, tidak mudah pula bagi setiap orang untuk dapat mengendalikan kesehatan mental mereka dengan salah satu cara memperkuat agama yang mereka miliki.

_____

Charisma Ayu Pradita Mahasiswa UMM dari jurusan Farmasi angkatan 2022

POSTING PILIHAN

Related

Utama 3535704968606549981

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Idola (Indonesia Layak Anak)

Idola  (Indonesia Layak Anak)
Kerjasama Rumah Literasi Sumenep dengan Pro 1 RRI Sumenep

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item