Bekerjasama dengan el-Psika, P2M Zona Pendidikan Adakan Pelatihan Konselor Untuk Wali Kelas

Para peserta mengikuti dengan seksama Pelatihan Konselor Untuk Wali Kelas

Kegiatan Praktik Pemberdayaan Masyarakat atau dikenal dengan P2M merupakan salah satu perwujudan kampus Institu Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat.

Namu pelaksanaan P2M tahun ini berdeda dengan tahun-tahun sebelumya. Pelaksanaan P2M tahun ini dilaksankan berbasis zonasi yang dibagi menjadi zona dalam untuk mahasiswa/i intensif dan plus, dan zona luar untuk mahasiswa/i reguler.

Untuk P2M zona luar sasarannya untuk penguatan ketahanan masyarakat bidang pendidikan, ekonomi, kesehatan dan sosial. Sementara untuk P2M Zona Dalam sasarannya untuk peningkatan catur jangka pondok yang empat yaitu pendidikan, dakwah, kaderisasi dan ekonomi  ditambah satu bidang yaitu literasi.

Zona Pendidikan sendiri adalah salah satu dari bidang zona dalam yang di bombing oleh Dosen Pengawas Lapangan (DPL) Ust. H. Musleh Wahid, M.Pd. yang beranggotakan 12 orang. Diketuai oleh Muhammad Saleh dan di wakili oleh Redi Irawan dengan beranggotakan 10 orang yaitu, Imam Soleh, Irawan Hidayat, Faris Mahdi, Hamzah, Ach. Romdlan, Jumari, Ali Akbar, Faisol Rahman, Herwansyah, dan Hamdi Al-Haq.

Dalam pelaksaan tugasnya, Biro Pendidkan membawahi beberapa divisi diantaranya Kordinator Guru Master, Koordinator Majelis Pertimbangan Organtri (MPO), Divisi Markazul Lughah, dan Lembaga Psikologi Terapan Al-Amien (el-Psika).

Salah satu wujud kegiatan P2M Zona Pendidikan adalah menggelar pelatihan konselor bagi wali kelas ma’had TMI dan MTA. Acara yang berlangsung pada malam jum’at 3 Desember tersebut terlaksana atas kerjasa Peserta Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) zona Pendidikan dengan lembaga el-Psika.

Acara yang berlangsung di Metting Room Marhalah Aliyah TMI Putra tersebut mengusung tema “Peningkatan Peran Wali kelas dalam upaya penguatan ketahanan mental dan perkembangan psikologis santri” dengan narasumber langsung dari Lembaga Psikologi Terapan Al-Amien (el-psika), K. Bagus Amirullah Khaliq, M.Psi

Turut hadir dalam acara tersebut kepala sekolah SMP Ma’had Tahfidz Al-Qur’an, Ust. A. Habib Walidil Qutub, M.Pd. yang sekaligus membuka acara tersebut. Dalam sambutannya beliau menyampaikan sangat mengapresisi kegiatan tersebut. “ketika saya di undang dan melihat pematerinya pak Kiai, saya tertarik dan ingin mengikuti acara ini, apa lagi di isi langsung oleh pak kiai. Ini kegiatan yang sangat positif dan semoga bermanfaat kedepannya”.

Melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan para wali kelas lebih bias memahami karakter dan kepribadian setiap anggota kelasnya. Selain menyambung tali silahturahmi dengan anak didiknya, wali kelas juga berfungsi sebagai wadah bagi mereka untuk mencurahkan problematika kehidupannya selama dipesantren. Alhasil, perjalanan karir pendidikan mereka senantiasa terpantau, mendapat pengawasan dan pembinaan dari wali kelas.

Santri dengan kategorisasi usia 13 tahun sampai dengan usia 16 tahun (remaja awal) dan rentang usia antara usia 17 tahun sampai dengan 19 tahun (remaja Akhir) seringkali disebut dengan masa peralihan, masa pubertas dan juga masa bermasalah. Pada masa ini pula mereka cenderung menyelesaikan masalah secara mandiri dan menolak bantuan dari guru, akibatnya mereka berlarut-larut dalam masalah, berpotensi menimbulkan masalah baru dan teknik penyelesaian masalah yang tidak tepat.

“Santri yang mengalami masa peralihan, yaitu dari masa anak-anak sampai masa dewasa, akan mencari sosok figur dan tauladan yang akan ia ikuti, disinlah peran wali kelas untuk mengarahkan anak didiknya untuk membantu membuka wawasan santri agar menemukan sosok figur yang baik,” Ungkap Lora Bagus begitulah panggilan akrab santri kepada beliau.

Acara yang berlangsung dari pukul 20.00 WIB tersebuat berlangsung khidmah. Terlihat dari antusias para wali kelas dalam menyimak materi yang disampaikan oleh ketua el-Psika dan partisipasi wali kelas dalam memberikan pertanyaan sehingga acara yang awalnya di targetkan selesai pukul 21.00 selesai pukul 21.30. Alhamdulillah

Di penghujung sesi presentasinya, Lora Bagus menyampaikan harapannya kepada para wali yang hadir. “posisikan diri kalian (wali kelas) seperti seorang kiai dan mereka (anggota kelas) adalah santri kalian. Jadikan setiap santri kalian menjadi santri yang terbaik pada masanya.” Tak luput beliau juga berpesan “Percaya diri, ini adalah amanah, Ini adalah kesempatan untuk mengamalkan ilmu sehingga menjadi amal jariyah (bagi kalian),” begitulah ungkapnya.

Penulis: Muhammad Sholeh
Editor: Rulis



POSTING PILIHAN

Related

Utama 1660661456824964541

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item