Sifat Ambisius Melemahkan Martabat dan Jadi Diri


.Oleh: Cinta Lia

Setiap orang tentu mempunyai obsesi atau ambisi masing-masing, sesuai dengan apa yang mereka miliki. Ambisi itu sehat bila dilakukan dengan cara-cara benar dan bahkan disarankan, karena cara ini akan menjadi penyemangat bagi dirinya lebih kreatif dan berprestasi. Namun bila ambisi dilakukan dengan cara yang  tidak benar, kemungkinan harapan dari keinginan tersebut justru akan kandas, dan merugikan diri sendiri.

Tipe atau ciri orang yang ambisius biasanya merasa paling benar dan melemahkan pihak lain. Dan bahkan dengan segala cara ia berusaha merebut posisi lebih dari yang lain, kerap dilakukan dengan cara-cara curang, dan cenderung ingin menjatuhkan teman atau kerabat sendiri.

Bersikap ambisius akan membuat  menutup mata hati, sehingga membuat dirinya tak bisa membedakan mana hal yang baik dan mana hal yang tidak baik. Lebih parahnya lagi, sifat ambisius dapat membuat kehilangan orang-orang di sekitarnya, mulai dari teman, saudara, bahkan keluarga. Sikap ambisius tinggi tidak akan membuat mendapatkan hal yang diinginkan, malah bisa jadi langkah tak akan sampai tujuan dan kehilangan segalanya. 

Berikut beberapa ciri-ciri sikap ambisius yang perlu dipahami.

1. Bekerja Keras Namun Sedikit Memaksa
Sebenarnya, bekerja keras merupakan hal yang sangat bagus. Bersedia mengorbankan sedikit, demi meraih impian yang ada. Namun orang dengan karakter ambisius akan melakukan semuanya dengan penuh kerja keras namun sedikit memaksa. Tidak peduli apakah hal tersebut menyimpang dari jalannya, orang-orang ambisius akan memaksakan kehendaknya. Yang mereka pikirkan hanya agar mereka bisa sampai ke tujuannya. (baca juga: Ciri Ciri Teman Tapi Mesra)

2. Ingin Terlihat Menonjol
Ciri lainnya yang dapat terlihat adalah sikapnya yang ingin selalu terlihat menonjol di lingkungannya. Orang dengan karakter ambisius akan berusaha menjadikan dirinya lebih menonjol dibandingkan teman-teman lainnya. Mereka menginginkan bila ide mereka lah yang akan digunakan. Mereka juga terkadang tak mau mendengar ide ataupun pendapat dari orang-orang lainnya.

3. Selalu Berpikir Serius
Orang dengan karakter ambisius tidak akan bisa membedakan waktu dimana untuk serius dan mana yang untuk bersantai. Mereka selalu berpikiran serius dan dalam topik yang sama. Mereka akan terus memikirkan hal yang memang menjadi ambisisnya. Sehingga mereka merasa tak bisa bersantai sedikit pun. Padahal otak kita pun membutuhkan waktu agar dapat beristirahat. (baca juga: Cara Meningkatkan Rasa Percaya Diri Pada Remaja)

4. Tidak Senang Bila Orang Lain Di Sekitarnya Bahagia
Sikap ini selalu melekat dalam diri orang-orang ambisius. Mereka tidak akan senang bila orang-orang di sekitarnya, baik itu teman hingga saudara sedang dalam kondisi yang bahagia setelah mendapatkan hal yang mereka inginkan. Mereka merasa diri mereka tersaingi sehingga menuntutnya untuk selalu menjadi yang terbaik.  Secara tak langsung, sikap ini akan membuat menurunnya sifat-sifat humanis pada diri seseorang.

5. Mau Berbagi Kesusahan Namun Tidak Kesenangan
Pada saat meraih apa yang diambisikannya, tentunya akan ada kelebihan serta halangan yang bisa saja dihadapinya. Halangan dan rintangan yang ada tentunya membuat diri mereka lemah, sedangkan kelebihan yang ada akan membuatnya kuat. Mereka akan membagi kesusahan yang mereka hadapi dengan orang lainnya, sehingga membuatnya dapat mudah meraih hal-hal yang diinginkannya. Namun kelebihan yang mereka miliki, tak akan pernah dibagikan pada orang lainnya. Keunggulan dan kelebihan yang ada akan mereka simpan sendiri. Mereka berpikir untuk menjadi yang terbaik meskipun dengan cara yang tidak baik.

6. Emosi Naik Turun
Karena mereka berpikir terus menerus dengan serius, tentunya hal ini akan membuat otot menjadi menegang sehingga menimbulkan pusing dan mood berantakan. Sehingga membuat mereka menjadi susah untuk tersenyum. Kalaupun tersenyum, itu pun hanya terpaksa  dan tidak dari hati. Hal ini lah yang membuat emosi mereka menjadi naik.

Namun ketika mereka bahagia ketika mendapatkan hal yang diinginkan, mereka akan merasa bahagia dalam sekejap saja. Hal ini lah yang membuat emosi mereka menjadi naik turun dan membuat orang-orang di sekitarnya menjadi sulit memahaminya. Namun sikap mereka ini juga membuat orang-orang di sekitarnya mudah menebak hal apa yang mereka alami. Jika mereka bersedih, tentunya hal ini dikarenakan akibat ambisi nya yang gagal. Sedangkan bila mereka bahagia, maka ambisi yang mereka inginkan telah tercapai. 

7. Haus Akan Pujian

Orang-orang dengan karakter ambisius akan sangat senang bila mendengar pujian, namun mereka menghindari kritikan dan saran. Mereka memiliki sikap percaya diri yang tinggi dan menganggap bahwa diri mereka lah yang terbaik dan berhak untuk mendapatkan pujian. (baca juga: Hak Anak Terhadap Orang Tua)

8. Rasa Empati Kurang
Ambisi yang dimilikinya merupakan hal yang terpenting baginya, bukan hal-hal lainnya termasuk kepentingan sosial. Sehingga hal ini lah yang membuat mereka memiliki rasa empati yang kurang terhadap lingkungan di sekitanya.

9. Sanggup Berbuat Curang dan Bermain Belakang
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, karena sikap ambisi nya yang menggebu-gebu maka membuatnya hati nurani nya menjadi tertutup. Sehingga mereka tak bisa membedakan hal mana yang baik atua buruk. Hal ini lah yang membuat mereka menganggap bahwa jalan curang dan main belakang bukanlah hal buruk untuk mendapatkan yang mereka inginkan. Mereka akan menghalalkan cara-cara praktis dan instan untuk mendapatkan hal yang mereka impikan.

10. Rela Mengorbankan Teman Untuk Kepentingan Diri Sendiri
Mereka tak segan mengorbankan teman-teman di sekelilingnya untuk kepentingan diir mereka sendiri. Ambisinya lah yang menjadi hal terpenting dibandingkan hal-hal lainnya, bahkan nilai dirinya sendiri. Mereka menganggap teman menjadi jembatan untuk meraih apa yang mereka inginkan. Sehingga tak jarang mereka akan mengesampingkan pertemanan yang mereka miliki hanya untuk menjadikan impian menjadi kenyataan.

11. Berpacu Pada Hasil
Ciri-ciri lainnya yang ada pada orang-orang dengan karakter ambisius adalah pacuan mereka hanya pada hasilnya saja dibandingkan dengan menikmati proses yang mereka dapatkan. Sehingga tak jarang sikap seperti ini lah yang membuat nya sering mengalami kegagalan.

Maka pilihan terbaik untuk meniti hidup, yaitu dengan cara instropeksi diri, karena dengan cara ini hidup lebih bermrtabat.
“Hidup bermartabat adalah sikap untuk menahan diri dan tidak tergoda untuk menonjolkan diri dengan segala cara.”

Tulisan Terkait

Utama 6934759192519790196

Posting Komentar

emo-but-icon

Terbitan Buku

Marlena Marlena Marlena Marlena terbitan buku rumah literasi sumenep terbitan buku rumah literasi sumenep

Testimoni

silakan unduh materi literasi

Terbaru


Indek

Memuat…

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

item