Ny. Ida Insiyah : Ibu Adalah Sekolah Paling Sempurna Bagi Anak

Ibu-ibu desa Pakamban Laok saat mengikuti kajian
 

Sumemenep, Rulis: Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) kelompok 10 Mahasantri Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Sumenep menyelenggarakan kajian fiqhun nisa’ di salah satu rumah warga di Dusun Talon Desa Pakamban Laok Kecamatan Pragaan Kabupaten  Sumenep, Selasa (01/11/22)

Hadir sebagai mutakallimah Ny. Ida Insiyah seorang aktivis dan pendidik di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan. Kajian dengan tema “Peran Ibu/Istri di Rumah demi Mendapatkan Ridha dan Rahmat dari Allah SWT” diikuti ibu-ibu muslimatan desa setempat yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.00.

Menurut Kordes 10 Mahasantri IDIA,  Kamilatus Sholehah kajian fiqhun nisa’ ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi dan meningkatkan nilai religiulitas warga desa Pakamban Laok khususnya ibu-ibu.

“Kajian fiqhun nisa’ yang merupakan program cetusan terbaru di desa Pakamban Laok mampu menarik perhatian warga, hal ini dilihat dari tingginya antusias dan apresiasi warga dalam mengkuti kajian fiqhun nisa’ tersebut,” ujar Kamilatus Sholehah.

Sementara Ny. Ida Insiyah menyampaikan bahwa ibu adalah sekolah yang paling sempurna bagi seorang anak sekaligus menjadi wanita yang sempurna bagi seorang suami.

“Pada hakikatnya wanita yang lebih banyak pahalanya jika dia berbuat kebaikan, namun, yang paling banyak dineraka juga seorang wanita karena banyak hal-hal yang bernuansa pahala tapi disepelekan bahkan ditinggalkan seperti mencium tangan suami, memasak untuk suami dengan ikhlas dan lain sebagainya,” jelas Ny. Ida.

“Al-Ummu Madrasatul ula, idza a’dadtaha a’dadta sya’ban thayyibal a’raq, adalah pepatah menunjukkan bahwa perempuan adalah generasi penerus yang hebat, maka harus benar-benar disiapkan dengan pendidikan Akhlak dan moral yang tinggi,” uangkapnya.

Kajian ini memberikan banyak pelajaran terkait hukum syara’ dalam kehidupan sehari-hari, hal ini merupakan jawaban Ny. Ida Insiyah atas pertanyaan yang dilontarkan ibu-ibu muslimatan.  

“Kajian ini juga sangat bermanfaat dan dapat dijadikan aset continue bagi ibu-ibu muslimatan,” tutur ibu Nurma yang juga mertua dari Bapak Kepala Desa Pakamban Laok.

Pengirim/penulis Nur Atika Alias
Editor: Rulis

POSTING PILIHAN

Related

Utama 9139167431167999456

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item