Mahasiswa UTM Gelorakan Program Pengabdian Masyarakat Desa Tajungan, Kamal, Bangkalan

Para mahasiswa saat memamerkan produk UMKM berupa sambel bandeng.

Rulis, Bangkalan: Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan program pengabdian masyarakat atau yang biasa disingkat Abdimas. Kegiatan tersebut dilakukan di Desa Tajungan Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Hal ini dikarenakan potensi sumber daya alam yang mumpuni namun ketersediaan sumber daya manusia yang kurang membuat Mahasiswa UTM dari Program Studi Sosiologi itu turun tangan, ikut serta dalam kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Sebagai pembawa perubahan dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar, Mahasiswa yang berasal dari Prodi Sosiologi ini merancang program kerja yang mereka gagas dengan Dosen pembimbing lapangan dan diaktualisasikan pada Minggu, 30 Oktober 2022.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam dua bidang yang memiliki fokus berbeda pada program kerjanya. Pertama adalah program pengabdian masyarakat dalam bidang UMKM, sedangkan yang ke dua adalah mengenai penyuluhan akan pentingnya asi ekslusif pada bayi. Kedua program ini dilakoni oleh sepuluh Mahasiswa yang terbagi menjadi lima Mahasiswa setiap bidangnya (UMKM dan penyuluhan). Tentu hal ini memunculkan harapan positif bagi penyelenggara, tak terkecuali  masyarakat Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Ketua program MBKM, dan Dosen Prodi Sosiologi Aminah Dewi Rahmawati menyampaikan, pihaknya juga menjadi salah satu Dosen Pembimbing Lapangan yang berfokus pada bidang UMKM. Pada bidang UMKM, Aminah menuturkan bahwa kayanya hasil sumber alam termasuk dari hasil laut yang berada di Tajungan menjadi motivasinya untuk turut serta berkecimpung dalam pembuatan olahan hasil laut. Kegiatan yang dilakukan pada 30, Oktober 2022, salah satunya adalah memperkenalkan kepada masyarakat Tajungan tentang varian produk dari olahan ikan.

“Kebetulan Mahasiswa yang saya dampingi hari ini membuat olahan sambal bandeng. Hal ini juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat sekitar bahwa hasil laut bisa diolah dengan aneka varian.” Kata Aminah, ditemui Minggu, 30 Oktober 2022.

Tak hanya itu, diadakannya kegiatan ini juga diharap menciptakan sumber daya manusia yang lebih produktif dari sisi pengemasan, serta pemasaran sehingga akses konsumen akan lebih luas. Menurutnya, produk yang bisa diunggulkan dari hasil laut di Desa Tajungan ini masih asli, belum terkontaminasi oleh pengawet dan lain sebagainya. Hal itu pula yang menjadi pendorong tim pengabdian masyarakat melirik Desa Tajungan sebagai sasarannya.

Desa Tajungan merupakan salah satu Desa yang bertempat di Kabupaten Bangkalan. Desa ini memang terkenal dengan hasil lautnya yang melimpah. Masyarakat sekitar juga mengembangkan industri dari hasil laut yang ada, namun kreativitas dan produktivitasnya perlu terus ditingkatkan. Misi pengabdian ini tidak hanya pada UMKM namun juga penyuluhan akan pentingnya pemberian asi bagi bayi secara eksklusif.

“Seperti yang kita ketahui bersama, pada masa ini banyak Ibu-Ibu yang tidak memberikan asi eksklusifnya karena asinya sulit keluar seusai melahirkan, kemudian beralih ke susu formula. Padahal hal tersebut bisa diusahakan jika ada kemauan. Maka penyuluhan akan pentingnya asi eksklusif ini bisa menjadi pendorong pemberian asi eksklusif secara maksimal” kata Wulan, salah satu anggota pengabdian masyarakat.

Sama halnya dengan program UMKM, pada bidang penyuluhan pentingnya asi ekslusif ini juga ditujukan kepada masyarakat Desa Tajungan, khususnya bagi Ibu-Ibu yang baru melahirkan. Kegiatan ini diharap mampu menyebabkan perubahan pola pikir bagi masyarakat Desa Tajungan Kecamatan Kamal. Bahkan tak hanya itu, kata Wulan kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat untuknya dan Mahasiswa lainnya dalam berkomunikasi dan berinteraksi lebih mahir lagi dilingkup masyarakat.

“Kegiatan ini diharap mampu meningkatkan kemampuan masyarakat dalam kewirausahaan lebih baik lagi, khususnya di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Berikut juga dengan wawasan akan pentingnya asi ekslusif bagi bayi, kemudian diharap juga bisa mempraktikan apa yang mereka dapat dari adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini pada kehidupan mereka.” Kata Aminah, menyampaikan harapannya. (gik)


Pengirim/ Penulis: Sugiati


POSTING PILIHAN

Related

Utama 6340228166171571094

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item