Badai Tak Kunjung Reda


Cerpen: T Dini

Pernikahan adalah sebuah ikatan suci yang sakral. Pasangan yang telah menikah akan memiliki tanggung jawab yang besar untuk senantiasa berusaha menjaga keutuhannya. Perubahan kondisi fisik dan ekonomi  janganlah pernah dijadikan alasan untuk saling menjauh.

Monalisa, adalah sosok yang manis. Gadis mungil dengan raut wajah yang bening, kulit putih bersih dan pipi berlesung pipit serta bola mata besar itu tak tampak bila hiduo dari dari keluarga broken-home. Sang ayah yang meninggalkan ibunya karena menikah lagi membuat ia harus tinggal bersama neneknya di kampung. Walaupun sang nenek hanya  seorang janda yang hidup sederhana  dengan ketiga anaknya tidak membuat Monalisa  kehilangan kebahagiaan masa kecilnya.

Lisa, demiakian ia diapanggi,  tergolong anak yang cerda, namun terkadang ia kurang sabar dalam menjalani kehidupan. Mungkin karena selalu dituruti kemauannya oleh sang nenek membuat ia selalu ingin mendapatkan apapun  yang diinginkannya, walaupun terkadang cara yang digunakan telah menyimpang dari kebenaran.

Setelah lulus sekolah dasar Monalisa kembali berkumpul bersama orang tuanya. Ayah dan ibunya kembali hidup bersama setelah ayahnya menceraikan istri mudanya. Kehidupan Lisa terasa lebih baik setelah bersama dengan ayah, ibu dan saudaranya. Berkat ketekunannya belajar  akhirnya Lisa lulus sekolah menengah pertama degan nilai yang memuaskan.

Monalisa melanjutkan sekolah di kota. Di bangku SMA inilah Monalisa mulai mengenal cinta. Cinta pertamanya dengan Andi  begitu berkesan di hati Lisa, namun sayang orangtuanya tidak merestuinya. Ia  dinikahkan dengan kerabat dekatnya setelah lulus dari SMA. Firman pemuda yang dinilai lebih mapan dan lebih dewasa inilah yang berhasil memikat hati orang tua Lisa.

Kehidupan Lisa bersama Firman tergolong bahagia dengan dikaruniai 3 orang anak. Satu putri dan dua orang putra. Selama lima belas tahun ia mengarungi bahtera rumah tangga dengan damai. Sebelum musibah itu datang. Namun entah apa penyebabnya, tiba-tiba Firman didera penyakit sangat aneh. Badan tampak bugar, namun sebenarnya ia agak lemah dalam beberapa hal. Firman menjadi kurang bergairah.

Awalnya Lisa bisa bersabar dengan perubahan yang terjadi, namun setelah tiga tahun berselang ia mulai merasa bosan dengan kehidupan rumah tangganya yang terasa hambar.

Pernikahan Firman dan Monalisa akhirnya tergoyang. Lisa lebih sering melihat ponselnya dibanding memperhatikan Firman suaminya yang sedang menderita. Sementara Firman menjadi pencemburu dan pemarah, apalagi melihat Lisa yang lebih  asyik dengan ponselnya sepanjang hari.

Firman menganggap Lisa mulai berubah. Firman jadi khawatir Lisa terjerat persoalan cinta di luar dirinya, atau sedang mengalami Cinta lama bersemi kembali alias CLBK setelah menghadiri reuni sekolahnya beberapa waktu yang lalu. Namun sikap dewasa Firman menentang untuk menuduh istrinya. Karena ia sangat mencintai Monalisa.

Pertemuannya dengan Andi di media sosial membuat Lisa semakin jauh dari kemurnian kasih rumah tangga. Ia mulai bermain api , apalagi kehidupan Andi yang diunggah di media facebook demikian “wah" jika dibandingkan dengan kehidupan Firman yang sekarang.

Firman yang mulai lemah sangat jauh dibandingkan Andi yang masih sehat perkasa. Walaupun Andi juga sudah memiliki dua anak dengan istrinya, tidak menyurutkan niat Lisa untuk kembali menjalin hubungan dengan Andi.

Hubungan terlarang antara dua insan yang sama-sama telah memiliki pasangan ini nampaknya semakin jauh. Lisa semakin sering keluar rumah, dengan berbagai alasan. Ia melupakan tanggungjawabnya sebagai istri dan sebagai ibu dari ketiga anaknya. Monalisa kembali ke sifat dasarnya, yaitu memiliki apa yang diinginkan apapun caranya. Apalagi sikap Andi yang semakin manis kepadanya.

Andi juga mulai merasa bosan dengan istrinya nampaknya juga ingin merajut cinta dengan kembali dengan  Lisa, mantannya saat SMA dulu. Andi semakin gencar merayu Lisa dan berniat akan menceraikan istrinya. Setanpun bersorak kegirangan, karena telah berhasil menghancurkan dua kehidupan  rumah tangga yang sah. Monalisa betul-betul meminta cerai dari Firman dan pulang ke rumah orang tuanya.

Sementara Firman sangat terpukul dengan keputusan Lisa. Ia bersikeras tidak akan menceraikannya. Ia meminta bantuan saudara dan kerabatnya agar bisa mngembalikan keharmonisan rumah tangganya. Sebagai orang yang berpendidikan, Firman tidak ingin terjadi penceraian karena akan berakibat buruk bagi perkembangan anak-anaknya.

Usaha keras Firman nampaknya sia-sia. Lisa betul-betul ingin bercerai, walaupun ia harus keluar biaya besar untuk mengurus penceraiannya. Akhirnya Monalisa dan Firman resmi bercerai.

Awalnya Firman masih bersikeras untuk mengajak Lisa rujuk kembali, sebelum ada kabar bahwa Lisa telah menikah dengan Andi. Ia baru menyadari bahwa Lisa betul-betul menghianati dirinya. Menghianati cinta dan ketulusannya kala dirinya sedang sakit dan lemah. Ketika ia begitu membutuhkan kesetiaan dan kasih sayang sang istri, justru ia tinggalkan begitu saja .

“Lisa , mengapa kamu tega meninggalkanku di saat sakit begini, apa salahku lis, aku begitu menyayangimu” ,gumam firman kembali menyesali nasibnya. Ia kini tinggal sendiri. Ketiga anaknya berkumpul dengan orang tua Lisa. Ia sangat terpukul dengan kondisi ini. Untunglah ia memiliki saudara yang menyayanginya.

Setelah kesehatannya membaik dan jiwanya lebih stabil, Firman menjemput ketiga anaknya. Dengan bantuan saudaranya ia berhasil membawa dua putranya, Huda dan Fatah. Tinggal Anisa yang masih bersama ibu mertuanya. Ketiganya memulai kehidupan baru tanpa kasih sayang seorang istri dan ibu di rumah.

Cobaan Firman belum berakhir. Fatah, anak keduanya menderita penyakit. Awalnya dianggap sakit perut biasa karena terlambat makan. Setelah  diperiksa ke dokter spesialis, ternyata Fatah mengalami penyakit usus buntu dan harus segera dioperasi. Untunglah Firman memiliki saudara yang baik dan empati. Ia dibantu saudaranya dari biaya pengobatan dan perawatan  Fatah sampai sehat kembali.

Kehidupan Firman kembali tenang setelah ia menikah dengan seorang gadis yang rela merawat ketiga anaknya. Mungkin ini jawaban doanya ketika ia berada di tanah suci Mekah saat umroh bersama saudaranya.

Sementara kehidupan Lisa kini sangat terpuruk. Andi, lelaki yang dianggapnya pengusaha sukses ternyata hanyalah seorang buruh yang bekerja di salah satu meubel. Rumahnya dijual untuk membayar hutangnya setelah  dibagi dengan istrinya. Ia mengontrak rumah kecil karena mertuanyapun tidak mau menerimanya. Lisa terpaksa menjadi buruh cuci setrika untuk menyambung hidupnya.

 Kehidupannya kini berubah. Dulu ia sangat dihormati dan disegani, sekarang kemanapun ia pergi selalu dicibir dan dicemooh. Di rumah suaminya dianggap pelakor, sedangkan di keluarga mantan suaminya dianggap tak punya hati.

Inilah jalan kehidupan, walaupun secara kasat mata hidup akan lebih bahagia dengan suami yang lebih kaya dan perkasa, ternyata takdir berbicara lain. Kekayaan dan keperkasaan adalah sesuatu yang nisbi. Dalam  pernikahan sangat diperlukan kesejatian dan kemurnian . Menerima dengan tulus kelebihan dan kekurangan pasangan menjadi sebuah  keharusan. Kini lisa harus menerima nasibnya sebagai janda setelah Andi meninggal dunia akibat sakit yang dideritanya.



POSTING PILIHAN

Related

Utama 1813605865213561958

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item