Sajak-Sajak Zaitur Rohmah, Bluto


Zaitur Rohmah,
Lahir di Sumenep, 16 Juni 2001, menganyam pendidikan di MA. At-Taufiqiyah Bluto,sekarang sedang belajar di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA)  Prenduan Sumenep




Bungkam
 
Angin bersemayam
Menyelimuti Malam
Selimut malam
kenangan yang kelam
Terselubung hingga tenggelam
Kau layaknya Kapal Selam
Membuatku Tenggelam
Arus Air Membawaku Bungkam
Haruskah aku mengikuti ilustrasimu yang tak ku paham?


Ikatan
 
Tadi malam saya menulis sebuah isyarat
Untuk Mengungkap makna yang tersirat
Bintang-gemintang menemani saya berkhalwat
Agar mata saya tidak berkarat
Hingga tercipta sebuah arti yang melekat
Yaitu,,,
Selamat ulang tahun wahai perawat
Perawat hati sang pengelana terhebat
Semoga hari ini hari yang tercatat
Agar kamu selalu teringat
Hingga saya bisa membuat tali pengikat
Dengan ikatan sah yang ber-akad.



Kehilangan

Sempat terlintas akan hadirmu
Membelenggu hati dalam kalbu
Hadirmu bayangan yang semu
Bertaut paut merengkut rindu dan candu
Menembus Angin yang bergemuruh risau
Bahkan kilauan gemerlap syahdu berkelabu
Kegelapan menyadarkan akan kehilanganmu
Sadar akan hilang tuk merajut kehidupan baru
Hingga Sunrise melukis senja dengan merah jambu
Tuk Bercumbu rayu beradu haru.



Semu
 
Tidak semua gerakan yang dibuat menjadi histors Panjang
Menciptakan sejarah tapi tidak kehilangan arah
Memberikan dampak yang pesat pasti ada tolak ukurnya
Bergotong royong dalam kebaikan
Membutuhkan orang yang mampu memahami
frame work growth hacking



Ambisiku

Ku tapakkan kaki tuk raih mimpi
Mimpi santri yang berambisi
Menggeluti hati tuk percaya diri
Mengobrak-abrik jiwa tuk berapi
Sadarkan diri akan fantasi yang berjanji
Fantasi janji  tuk terbukti
Hingga cakrawala bersiul deklarasi akan kegemilangan santri.



Sadar

Bergelayut dalam lumuran lumpur
Bak terhanyut dalam enaknya bubur
Berkorban kemungkaran akan gestur
 Bak Menduakan Sang Pengatur
Hingga Senja menyipitkan senyumannya
Burung-burung pun terbang ke sangkarnya
Alunan kalam syahdu pun memanggilnya
Hingga dentuman gong pun menyadarkannya






POSTING PILIHAN

Related

Utama 2380499306625747904

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item