Virus Corona: Ketahui Informasi yang Benar


Semua orang harus berusaha mengikuti informasi perkembangan tentang penyakit virus corona COVID-19. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 110 negara sejak Desember 2019. Negara-negara yang memiliki banyak kasus telah mengeluarkan regulasi-regulasi baru untuk menghentikan penyebaran virus dan mengatasi KLB (Kejadian Luar Biasa). Penting untuk terus mengikuti pemberitaan terbaru COVID-19 dan jangan terperangkap dalam berita hoax atau informasi yang salah. Anda dapat menyebar informasi yang bermafaat pada keluarga dan tetangga. Dengan media sosial dan aplikasi komunikasi seperti Whatsapp kita dapat tetap berkomunikasi dengan orang tercinta yang tinggal di wilayah berbeda.

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona jenis baru dan para ahli di Indonesia dan global masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi salah beredar di masyarakat, terlebih lagi di media sosial. Ikuti selalu informasi terbaru dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.

Informasi Virus Corona Untuk Orang-orang Berisiko

Sejak virus corona mulai menyebar, kelompok lansia dan orang dengan penyakit menahun (kronis) seperti penyakit jantung, diabetes dan penyakit paru-paru selalu menjadi kelompok yang lebih berisiko untuk mengalami sakit yang lebih serius. Karena itu, mereka harus mendapat penanganan khusus. Pastikan orang-orang berisiko di keluarga atau lingkungan Anda tahu apa yang harus dilakukan.
  1. Jaga jarak (1 meter atau lebih) dengan orang lain
  2. Saat berada di tempat umum, jauhi orang yang sakit, batasi kontak dekat dan sering cuci tangan
  3. Sebisa mungkin, jauhi keramaian
  4. Pastikan obat yang harus diminum selalu tersedia
  5. Hindari bersentuhan, jangan bersalaman atau bercium pipi
  6. Bila merasakan gejala– demam, batuk kering, rasa lelah – segera kontak hotline, puskesmas atau rumah sakit rujukan terdekat
  7. Selalu ikuti informasi terbaru dan jangan percaya hoax

Informasi Virus Corona Untuk Orang Tua

Akhir-akhir ini berita diramaikan oleh masalah virus corona (COVID-19) dan anak, seperti biasanya, sering melemparkan pertanyaan sulit tentang apa yang akan terjadi. Anak, teristimewa yang remaja sering memanfaatkan media sosial dan di sana banyak informasi yang tidak tepat dan hoax.

Pelajari masalah virus corona (COVID-19) dan bicarakan pada anak dengan tenang. Sampaikan fakta-fakta yang sederhana:
  1. Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik (Gunakan gara mudah mengukur durasi 20 detik semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x)
  2. Cuci tangan pakai sabun dan air mengalir saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
  3. Bila anak masih kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar
  4. Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
  5. Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
  6. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  7. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
  8. Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
  9. Sampaikan pada anak: tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya. Arahkan mereka untuk mendiskusikan dengan orang tua atau guru.

Informasi Virus Corona Untuk Ibu Hamil

Ibu hamil mungkin bertanya-tanya apakah virus corona (COVID-19) akan mempengaruhi Anda dan anak Anda yang belum lahir. Ini adalah virus baru sehingga para ahli masih terus mempelajarinya. Sampai saat ini tidak ada bukti anak di kandungan dapat tertular dari ibunya. Sejak wabah, virus tidak terdeteksi pada ASI.

Ibu hamil perlu menghindari virus corona (COVID-19) dengan mendapatkan fasilitas terpisah dari pasien suspek atau terkonfirmasi COVID-19. Yang lebih penting, ibu hamil harus melakukan tindakan pencegahan untuk menghindari infeksi virus corona baru (COVID-19).
  1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik.
  2. Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol), bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
  3. Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah setelah digunakan. Sesudahnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan
  4. Jaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  5. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung dan mata adalah pintu masuk virus
  6. Hindari bersalaman dan sebagai pengganti, lambaikan tangan, salam siku atau beri senyum.
  7. Wanita hamil harus terus makan makanan bergizi, cukup minum dan mengunjungi bidan secara teratur.

Informasi Virus Corona Untuk Guru dan Siswa

Guru memainkan peran penting dalam membantu siswa memahami penyakit COVID-19 dan mengatasi kecemasan mereka. Karena itu, guru harus aktif mencari informasi yang benar dan bantu siswa agar tidak terperangkap hoax atau informasi yang salah. Guru harus mencontohkan perilaku-perilaku yang melindungi diri dan orang lain.
  1. Jelaskan hal terpenting yang kita perlu lakukan adalah cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik
  2. Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.
  3. Bila siswa masih terlalu kecil, bantu dia mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir yang benar
  4. Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia. Sekolah perlu menyediakan sarana cuci tangan pakai sabun atau cairan pembersih tangan yang memadai.
  5. Tutup mulut dan hidung dengan siku dilipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah yang tertutup setelah digunakan (sekolah perlu menyediakan tempat sampah). Ingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan
  6. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
  7. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
  8. Hindari bersalaman. Sebagai gantinya, lambaikan tangan, atau modifikasi salam lainnya, misalnya salam siku atau beri senyum.
  9. Bila guru atau siswa sakit, istirahatlah di rumah. Bacalah bagian bagaimana jika sakit? Guru dan orang tua harus ambil tindakan. (link) 
  10. Sampaikan pada anak bahwa tidak semua yang dari media sosial itu benar, karena itu jangan langsung dipercaya.
  11. Ajak siswa membuat poster, menulis puisi atau esai tentang cara melindungi diri dan orang lain. Kenalkan virus corona dan COVID-19 di kelas science. Praktikkan cara menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dan cara bersalaman gaya baru yang aman. Ajarkan cara membuat cairan pembersih tangan (link).
  12. Siapkan sejumlah PR yang diberikan pada siswa yang harus istirahat di rumah.
  13. Membersihkan ruangan dan lingkungan sekolah secara rutin (minimal 1 kali sehari) dengan desinfektan, khususnya gagang pintu, saklar lampu, komputer, meja, keyboard dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan.
  14. Tidak memberlakukan hukuman/sanksi bagi siswa yang tidak masuk karena sakit, serta tidak memberlakukan kebijakan insentif berbasis kehadiran (jika ada).

Sumber: https://www.covid19.go.id


MENARIK JUGA DIIKUTI:

Tulisan Terkait

Utama 7062069504021624536

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Terbaru


Indek

Memuat…

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

Album Lagu Madura

Medsos Rulis


 

item

WA