Peran Seorang Wanita yang Sesungghnya

Oleh: Rif'atun Hasanah

Ada yang beranggapan menjadi seorang wanita itu sangat gampang, dan mereka berfikir seenak dan menganggap ujung-ujungnya hanya di dapur juga. Namun sebetulnya menjadi menjadi sosok wanita yang baik itu tidak semudah dengan membalikkan telapak tangan. Perlu digaris bawahi bahwa menjadi sosok wanita yang baik harus multi peran, seorang wanita harus serba bisa dimanapun ia berada.

Lalu apa saja peran seorang wanita? peran seorang wanita yang pertama adalah sebagai hamba Allah, semua yang kita lakukan adalah sarana ibadah kepada Allah. Setidaknya seorang khalifah, seorang pemimpin punya kewajiban siapapun dia, apapun profesinya, apapun latar belakangnya, selama kita mengaku hamba Allah kita punya kewajiban untuk menyuruh, menyeru orang-orang kepada kebaikan dan mencegah orang-orang untuk menuju kemungkaran.

Peran yang kedua adalah sebagai seorang anak, dalam Al-Qur’an selalu saja disandingkan, karena kenapa? Karena ternyata. Percuma ibadahmu baik, percuma amalanmu baik, percuma ngajimu baik, selama tidak berbakti kepada kedua orang tua. Peran yang ketiga adalah sebagai seorang istri, seorang wanita wajib menjaga kesucian dirinya dan kehormatannya. Karena laki-laki yang baik pasti menginginkan wanita yang baik untuk menjadi ibu bagi anak-anaknya kelak. 

Peran yang keempat adalah sebagai calon Ibu, ketika menjadi ibu tugas kita mendidik anak, karna kenapa? Ibu merupakan madrasah pertama bagi anak-anaknya. Apabila disiapkan dengan baik, berarti telah menyiapkan satu bangsa. Ibaratnya tangan kiri seorang wanita itu dapat mengayun buaian dan tangan kanannya dapat mengubah dunia. Peran yang terakhir adalah sebagai anggota masyarakat, sebagai seorang wanita haruslah membangun peradaban dunia menjadi seorang wanita yang berpengaruh ditengah-tengah masyarakat.

Ada banyak tokoh wanita yang telah membuktikan kontribusinya untuk masyarakat dan bangsa. Pertama, bunda Khafifah Indar Parawansa, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur adalah bukti perjuangannya. Selain itu, beliau juga sudah berapa kali memimpin organisasi seperti: PP Musliamt NU, Mantan Ketua PC PMII Kota Surabaya hingga turut aktif belajar organisasi pertama di IPPNU. Maka tidak heran jika seorang Khafifah Indar Parawansa yang juga merupakan seorang Menteri di era Gus Dur ini menjadi motivasi bagi seorang  wanita untuk turut serta mengambil peran dalam kemajuan bangsa. 

Kedua, Ibu Tri Rismaharini, yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, beliau adalah wanita pertama yang terpilih sebagai Wali Kota Surabaya sepanjang sejarah. Beliau juga tercatat sebagai wanita pertama yang dipilih langsung menadi wali kota melalui pemilihan kepala daerah sepanjang sejarah demokrasi Indonesia di era reformasi dan merupaan kepala daerah perempuan pertama di Indonesia yang berulang kali masuk dalam daftar pemimpin terbaik dunia.

Seorang wanita memiliki andil dalam kehidupan bermasyarakat, peran seorang wanita sengatlah luar biasa, bagaimana tidak? Bukankah dari rahim wanita akan terlahir para pengukir peradaban itu? Bukankah dari rahim wanita pula generasi penerus itu hadir dibumi.? 

Rif'atun Hasanah adalah mahasiswi IDIA Prenduan Sumenep

MENARIK JUGA DIIKUTI:

Tulisan Terkait

Esai 6111584025157515664

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.
Silakan

emo-but-icon

Terbaru


Indek

Memuat…

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

Album Lagu Madura

Medsos Rulis

item

WA