Bedah Kitab Pentigraf “Tikaman Penuh Senyum” Berlangsung Hangat


Tampak Hidayat Raharja, Yulianti dan Fendi Kaconk

Sumenep sebagai wilayah yang banyak melahirkan para penulis, ketika genre sastra pentigraf (cerita tiga paragraf) dihadirkan akan menjadi menarik, meski sejumlah pentigrafis telah lahir di bumi ujung timur Pulau Madura.

Setidaknya hal ini terungkap saat dilaksanakan acara Peluncuran dan Bedah Buku, Kitab Pentigraf, “Tikaman Penuh Senyum”, karya penulis perempuan Lilik Rosida Irmawati, yang dilaksanakan Rumah Literasi Sumenep (Rulis), Minggu (28/6/19) di aula Kominfo Sumenep.

Bedah buku dan dihadiri guru, penulis , mahasiswa/siswa dan aktifis lainnya melahirkan perbincangan hangat ketika kedua pembedah Hidayat Raharja. (guru/sastrawan) dan Fendi Kaconk (penyair) melontarkan pemikiran tentang pentigraf.

Hidayat Raharja  banyak mengupas sekitar pemunculan pentigraf dab sejumlah tantangannya ketika menulisnya hingga menjadi cerita yang utuh, padat dan singkat.  Sementara Fendi Kaconk banyak membedah isi  dan banyak mengutif isi buku ‘Tikaman Penuh Senyum”. “Ini bagi sesuatu yang baru,”katanya.

Dialog yang dipandu Yulianti, salah seorang aktivis Rulis ini tampak membuka ruang yang cukup mengasikkan, lantaran menurut audenc pentigraf merupakan sesuatu yang baru dan mengasikkan (syaf)

Tulisan Terkait

Utama 1304032614942029373

Posting Komentar

emo-but-icon

Terbitan Buku

Marlena Marlena Marlena Marlena terbitan buku rumah literasi sumenep terbitan buku rumah literasi sumenep

Testimoni

silakan unduh materi literasi

Terbaru


Indek

Memuat…

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

item