Terima Kasih Sudah Membawaku Sejauh Ini Menjadi Bagian Darimu.

 Teruntuk IMB ( Ikatan Mahasiswa Bidikmisi / KIP Kuliah ) UTM :


Oleh: Ina Yatun Khoiriyah

Tak dapat dipungkiri menjadi mahasiswa adalah sebuah kesempatan yang tidak semua orang dapat rasakan. Oleh karena itu perlu menggunakan waktu sebaik-baiknya dengan mengisi kegiatan yang positif selain hanya untuk berkuliah. Salah satunya yaitu dengan mengikuti organisasi, orang bilang namanya mahasiswa kura-kura ( kuliah rapat kuliah rapat).

Sebagai mahasiswa baru kala itu aku rasanya aku sangat ambis ingin mengikuti organisasi, mencoba hal baru yang belum pernah aku rasakan sebelumnya. Sampai akhirnya pilihanku jatuh pada salah satu ukm yang ada di fakultasku aku berhasil join menjadi anggotanya namun aku gagal bergabung menjadi salah satu pengurusnya. Tak menyerah aku kembali mendaftar di organisasi himpunan progam studi yang aku pikir juga berhasil karena merasa sudah sangat maksimal, namun lagi-lagi ternyata aku juga gagal.

Entahlah rasanya 2 organisasi itu mengajarkanku terlatih untuk patah hati. Aku hampir menyerah dan tidak ingin mencoba lagi tapi ternyata ada organisasi yang lagi open rekruitmen juga namanya IMB ( Ikatan Mahasiswa Bidikmisi / KIP Kuliah ) UTM sebuah organisasi yang berada dibawah naungan BEM KM UTM dan yang menaungi mahasiswa penerima bantuan KIP-Kuliah.

Kali ini aku tidak berharap banyak hanya mengusahakan semampuku dengan mengumpulkan berkas dan persyaratan yang dibutuhkan, ternyata pada saat pengumuman kelolosan berkas eh aku lolos. lanjut dong ke tahap interview ( wawancara) lha kok lolos juga ternyata. Finnaly ternyata di sini rezekiku menjadi bagian dari IMB UTM.

Awalnya memang canggung tapi lama kelamaan kalau bercanda nggak tanggung-tanggung.

Namanya kita bergabung dalam sesuatu hal yang baru, jujur waktu itu aku canggung banget nggak kenal siapa-siapa. Cuma punya 1 teman dekat itu pun setelah pelantikan dia seperti menghilang entah kemana. dari itu aku belajar beradapatasi dengan semua pengurus biar nggak kelihatan banget introvertnya. Satu per satu aku mulai mengenal mereka semua dan ternyata mereka baik ya walaupun kadang ada yang bikin kesal tapi wajar. Bahkan kalau bercanda bersama atau kalau lagi ngopi  suka lupa waktu nggak tanggung-tanggung.

Tapi aku senang merasa punya teman dan diterima dengan baik. Berjalannya progam kerja satu per satu membuatku tambah akrab dan mengenal karakter mereka satu sama lain. Kita bisa jadi teman dan partner, yang saling menguatkan serta membantu satu sama lain.

Pengabdian adalah persembahan dari hati yang tak pernah mati

Hidup diorganisasi itu bukan apa yang kamu dapatkan tapi apa yang dapat kamu berikan. Menghidupkan sebuah benda mati menjadi hidup dan berwarna bersama orang-orang yang ada didalamnya. Seperti cinta yang memberi bukan meminta, menerima bukan memaksa dan selalu menjadi matahari walau kadang  kalah dengan pelangi. Begitu pun dengan sebuah organisasi jika kamu berharap mendapatkan apa lebih baik kamu dapat memberikan apa? Sebuah pemikiran sederhana yang aku dapatkan kala menjadi bagian darimu.

Mengabdi adalah persembahan dari hati yang tak pernah mati sebuah kalimat yang pernah aku dengar di IMB dan itu sangat tersirat maknanya tapi jika kamu sudah pernah mengalami kamu pasti tau bahwa terkadang seutas senyum bahagia itu ada ketika proker yang sukses dijalankan dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar serta melihat mereka tersenyum kepada kita. Padahal kamu tau itu tidak dibayar dan dibalik layar sebelum berjalan ada problem, ada rapat, ada proposal yang tak kunjung usai, lembar pertanggungjawaban yang menunggu bukankah itu terkadang membuat kita kesal, mengeluh sendiri? Itulah persembahan dari hati yang tak pernah mati.

Pengalaman seperti ini yang tidak bisa dibeli, dan aku bersyukur walau dulu di sekolah belum sempat mengalaminya, tuhan kasih kesempatan buat berproses di Universitas. Walau harus gagal 2x dan bahkan IMB tidak ada dalam plan rencanaku ternyata dia ada dalam plan rencana skenario-Nya. Aku tidak bisa memberikan apa-apa untuk IMB kecuali kontribusiku dan terakhir sebelum kami usai ini adalah journaling sederhana yang dapat aku tulis untukmu. Sebagai tanda bahwa aku happy to be part of you, pernah bahagia menjadi bagian darimu.

Jujur banyak mendapatkan hal-hal baik dari IMB yang mungkin ga akan muat kalau ditulis semuanya wkwk, satu hal yang pasti aku senang mengenal kalian semua pengurus IMB 2023/2024 terimakaasih buat part bahagianya, nyeseknya, sedihnya, galaunya, keselnya, sampai part ter ter ga bisa dilupakan dari kalian ehehe seperti yang kubilang tadi tidak ada yang sempurna karena dari part-part kehidupan yang kadang bikin kesal bikin sedih bikin bahagia pasti ada hikmahnya ada pembelajarannya.

Tidak hanya relasi tapi juga management time yang nggak mudah berkat dari IMB aku belajar itu bahkan bisa kuterapkan dalam dunia kerja saat ini. walaupun pasti akan ada yang dikorbankan tapi aku bersyukur sudah berjalan sejauh ini aku hebat karena mampu bertahan sejauh ini. sampe akhirnya aku bisa memanajemen waktu antara kuliah+ organisasi+ bekerja yang tidak mudah. Tapi terimakasih kalian semua sudah melatihku dari terbentur terbentur hingga akhirnya terbentuk.

Teamwork salah satu hal penting yang aku terapkan dalam dunia organisasi dan kerja walau belum sepenuhnya bisa tapi aku masih belajar, untuk bisa saling percaya dalam tim, saling support, saling peka terhadap lingkungan sekitar, dan saling mengerti bahwa kita semua punya prioritas masing-masing. So, terimakasih buat kerjasamanya aku ga mungkin tempat dimana pertamakali aku belajar teamwork dalam suatu kepengurusan dalam menyelenggarkan event tertentu. Suatu saat momen itu pasti bikin kalian juga rindu….

Ilmu berwirausaha, padahal dulu divisi kewirausahaan ini adalah pilihan keduaku tapi awalnya kesel eh lha kok nyaman kemudian wkwk, jadi PJ IMB Cell merupakan amanah yang cukup besar aku terima. Dari aku yang tidak bisa bisnis sampai bisa bisnis imb ceel dan laris. Mendapatkan pelanggan tetap dan relasi yang luas. Aku jadi kepikiran buat buka usaha pulsa sendiri karena sudah tau caranya, terimakasih mbak ana pj imb cell tahun lalu yang sabar banget ngadepin aku kalau lemot ga bisa di ajarin wkwkw.

Partner Lomba, mungkin ini sekedar bonus karena kenal mungkin ngerasa cocok akhirnya jadi partner lomba bukan partner hidup lho ya wkwk? Tapi kalau nanti jadi partner hidup ya belum tau sih masih jadi plot twist tuhan kayaknya .

Terimakasih IMB sudah membawaku sejauh ini.

Setiap Masa Ada Orangnya, dan Setiap Orang Ada Masanya.

Usai sudah satu tahun bersamamu, 365 hari yang telah terlewati. Benar kata pepatah setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan, setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya dan aku berterimakasih pernah menjadi bagian dimasa periode ini. people come and go itu nyata, selamat melanjutkan perjalanan teman-teman semua, selamat melangkah untuk kedepannya. Doa terbaik menyertai kalian semua ……

Mari menutup lembaran periode ini dengan perasaan lega, bahagia meski juga ada tangis huru haranya, kita telah mencapai tujuan bersama hingga hari ini. tenang hanya periodenya yang usai ceritanya akan selalu lekat di hati kalian masing-masing selamanya, selamat melanjutkan kepemimpinan yang baru, semoga IMB tambah jaya selalu dan terus mengabdi sebagai persembahan dari hati yang tak pernah mati.

Ina Yatun Khoiriyah/ Pengurus IMB UTM 2023-2024/ Universitas Trunojoyo Madura

POSTING PILIHAN

Related

Utama 1253351539785531465

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Idola (Indonesia Layak Anak)

Idola  (Indonesia Layak Anak)
Kerjasama Rumah Literasi Sumenep dengan Pro 1 RRI Sumenep

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item