Yuk Pahami; Kiat Menumbuhkan Minat Menulis


Penulis: Devi Tedja

Menulis itu ekspresi diri, menulis itu menyenangkan, menulis itu bisa menghasilkan uang, dan menulis adalah bagian dari kehidupan kita. Namun sayang, masih banyak orang yang menganggap bahwa menulis itu sulit.

Salah satu dugaan kurangnya motivasi seseorang untuk menulis adalah karena belum diketahuinya manfaat dari kegiatan menulis itu, sehingga pertanyaan pertama yang harus dilontarkan kepada diri seindiri adalah: “ apa manfaatnya bagiku? “

Apa manfaatnya bagiku?

Teori Ambak (apa manfaatnya bagiku) tersebut menjadi bahasan inti yang diungkap dalam Quantum Learning oleh Bobbi DePorter dan Mike Hernachi yang terjemahannya ditulis Alwiyah Abdurahman (2002). Intinya, mengarahkan bahwa segala sesuatu yang ingin Anda kerjakan harus menjanjikan manfaat bagi Anda.

Mengetahui manfaat dari sesuatu yang akan dikerjakan (dalam hal ini menulis) akan menjadi salah satu dorongan (motivasi) untuk mulai mengerjakan pekerjaan itu. Manfaat akan dirasakan jika tujuan membuat tulisan ditetapkan secara jelas dari awal. Disamping itu Ambak akan memberikan kekuatan untuk membuat diri anda termotivasi untuk mencapai tujuan Anda, mengetahui langkah-langkah untuk menumbuhkan minat dalam segala sesuatu, mengetahui tentang seluk beluk belajar aktif dan meningkatkan kualitas hidup Anda.

Dalam hubungan dengan motivasi menulis karya ilmiah populer, dapat dikemukakan tujuan menulis antara lain :

Sebagai media untuk berbagi ilmu/wawasan/pengetahuan penyampaian gagasan, pikiran sendiri, maupun diperoleh dari hasil pengkajian/penelitian kepada khalayak. Jika karya tulis ilmiah penyebarannya terbatas pada komunitas ilmuwan tertentu secara terbatas, maka tulisan ilmiah populer dapat menjangkau sasaran public lebih luas.

Bagi Anda yang berprofesi sebagai pejabat fungsional (peneliti, penyuluh, dosen, guru atau sejenisnya), tulisan ilmiah menjadi unsur pengembangan profesi untuk kenaikan jabatan pangkat. Untuk hal ini diatur melalui Peraturan Pemerintah terkait, yang dikenal dengan kredit point. Perolehan poin nilai angka kredit bagi pejabat fungsional tersebut menjadi dasar untuk kenaikan pangkat dalam jabatannya.

Menulis adalah pekerjaan gampang dan berduit (Somsint, 2008).

Tulisan dapat dijadikan media berdakwah

Untuk menghibur diri sendiri (sebab menulis ternyata bisa juga digunakan untuk self therapy seperti mengatasi stress dan sebagainya), dan

Untuk aktualisasi diri.

Tujuan manakah yang sesuai dengan hati nurani Anda?

Anda tidak perlu terpaku dengan empat tujuan ini karena pada dasarnya tujuan menulis itu hanya Anda sendirilah yang tahu. Dengan mengetahui tujuan Anda menulis, akan mendorong tumbuhnya motivasi menulis. Ide akan datang, dan “umur menulis” juga akan makin panjang (Jonru, 2010).

Sebagai sosok professional tidak pelak lagi harus memiliki keterampilan dinamis sesuai kebutuhan lingkungan kerjanya, yang tentunya berkembang seirama dengan perubahan- perubahan dan kemajuan zaman. Dan kunci untuk menguasai kemampuan yang dinamis itu adalah belajar terus menerus (Tanri Abeng, 1997).

Ada Semangat Tapi Tidak Ada Ide Menulis, Bagaimana Mengatasinya?

Ini persoalan berikutnya ketika kita dihadapkan pada keinginan untuk menulis. Seringkali keinginan menulis ada, tetapi bingung apa yang mau ditulis? Persoalan tersebut tidak saja menghinggapi perasaan pemula. Penulis yang sudah biasa menulispun terkadang mengalami dan merasakan persoalan tersebut. Bedanya untuk penulis senior, perasaan tersebut segera dapat diatasi. Sementara bagi pemula persoalan tersebut dapat mengakibatkan putus asa.

Tulisan bersambung:

  1. Yuk Pahami; Kiat Menumbuhkan Minat Menulis
  2. Kiat Menulis Bebas
  3. Merevisi Draf Tulisan

 Bagaimanakah jalan keluarnya?

Ada banyak saran dari pakar penulisan untuk mengatasi persoalan tersebut. Kekuatan Ambak dapat memberikan dorongan untuk berupaya menggali ide tersebut. Dalam urusan tulis- menulis ide merupakan hal utama. Karena logikanya tanpa ada ide mana mungkin ada tulisan. Tapi, percayakah Anda kalau ‘ide’ merupakan hal abstrak yang bisa datang tanpa dikira-kira?.

Saat Anda mengatakan tidak bisa menulis dan Anda diam saja, maka selamanya Anda t€idak akan bisa menulis. Langkah pertama agar Anda bisa menulis ialah mulailah menulis.

Saya bingung mau menulis apa? Bagi yang belum biasa menulis, memulai sebuah tulisan adalah sesuatu yang berat. Namun ini harus Anda lakukan jika ingin bisa menulis. Anda harus mulai menulis.

Untuk latihan, Anda tidak perlu menulis sesuatu yang baru. Cobalah Anda menulis dengan cara mencontek tulisan orang lain dulu. Anda cari tulisan orang lain yang kira-kira kita senangi isinya dan kekmudian tulis ulang seluruh tulisan itu. Ini bukan untuk publikasi, tetapi sekedar untuk latihan saja. Ini adalah trik ampuh agar Anda mau memulai menulis. Setelah Anda mencoba menulis ulang tulisan orang lain secara berulang-ulang maka otak dan tubuh Anda sudah mulai terbiasa menulis.

Terbiasa Menulis

"Terbiasa Menulis" adalah pintu gerbang menuju dunia tulis menulis. Inilah langkah awal yang akan mendorong menjadi penulis handal. Ini adalah langkah sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa pun. Maka tidak ada alasan untuk tidak melakukan hal ini, sebab langkah ini mudah dan membawa manfaat yang besar.

Carilah bahan-bahan tulisan dari berbagai sumber, seperti majalah, buku, artikel di internet, koran, dan sebagainya. Carilah tulisan yang menarik dan tulis ulang. Menulis ulang bukan hanya agar Anda pandai menulis, tetapi manfaat lainnya Anda akan menyerap ilmu dari bacaan yang Anda baca menjadi lebih baik. Ini juga akan menjadi bekal bagi Anda supaya menjadi penulis handal.

Jika Anda tidak mau memulai latihan sederhana ini, berarti Anda tidak serius ingin belajar menulis. Mungkin Anda berpikir bahwa latihan ini tidak akan membawa manfaat bagi Anda. Saya sudah membuktikannya, saya sudah menulis ratusan artikel dan puluhan ebook. Saya dimulai dengan latihan menulis tulisan orang lain.

Latihan ini adalah suatu pembiasaan atau membentuk pola kebiasaan baru bagi otak dan tubuh Anda. Kebiasaan akan memberikan kekuatan luar biasa untuk kemampuan Anda. Adalah benar jika ada orang yang mengatakan "bisa karena biasa". Coba Anda pikirkan, Anda begitu pandai, otomatis, dan tanpa berpikir saat memindahkan persneling mobil Anda. Padahal saat mulai belajar hal ini sangat sulit. Tetapi karena saat ini Anda sudah terbiasa, maka semuanya menjadi mudah.

Intinya ialah, biasakan menulis. Apa pun isi tulisan Anda, pokoknya biasakan dulu menulis. Jika Anda tidak mau membiasakan diri menulis, jangan mimpi ingin menjadi penulis.

Tulisan bersambung:

  1. Yuk Pahami; Kiat Menumbuhkan Minat Menulis
  2. Kiat Menulis Bebas
  3. Merevisi Draf Tulisan

 Gunakan Kreativitas Anda

Di dunia ini tidak ada yang benar-benar baru. Yang ada adalah perubahan dari yang sudah ada sebelumnya. Begitu juga dalam dunia tulis menulis. Tidak ada tulisan yang baru, semuanya adalah perubahan, tambahan, gubahan, atau penyederhanaan dari tulisan-tulisan yang sudah ada.

Anda boleh mengubah tulisan yang sudah ada selama tidak melanggar hak cipta. Yang tidak boleh adalah menjiplak (plagiat) tulisan orang lain. Namun jika Anda mengubah tulisan orang lain menjadi lebih baik, maka itu tidak menjadi masalah.

Selain mengubah tulisan yang sudah ada, Anda juga bisa menentang tulisan yang sudah ada. Anda bisa membuat tulisan baru yang melawan tulisan yang sudah ada. Bukankah ini cara mudah mendapatkan ide tulisan? Untuk bisa menulis dengan mudah, Anda harus lebih kreatif. Anda harus melatih kreativitas Anda jika ingin sukses dalam dunia tulis menulis.

Ada anggapan bahwa salah satu syarat untuk jadi orang sukses adalah menghilangkan kebiasaan menggantungkan diri pada orang lain. Ketika seseorang masih sering menggantungkan dirinya pada orang lain, tidak mandiri, rasa takut sendiri, dan sebagainya yang pada intinya tidak punya ketetapan hati sendiri, maka orang itu tidak akan bisa mengeluarkan semua potensi yang dimilikinya. Dia akan takut atau minder untuk berekspresi tanpa ada orang lain di sekitarnya. Dan ini merupakan hal yang tabu untuk sukses karena terkadang sebuah kesempatan bisa saja muncul ketika Anda sendirian. Dan jika Anda melewatkan kesempatan itu hanya karena orang-orang di sekitar Anda tidak mendukung Anda, mungkin saja Anda telah melewatkan kesempatan terbesar dalam hidup Anda.

Dengan demikian, maka menggantungkan motivasi pada orang lain (termasuk orang yang paling dekat sekalipun seperti sahabat, suami, istri, orang tua, dan anak), merupakan salah satu penyakit yang bisa menghalangi sukses.

Bagaimana Mengatasi Kemandegan Menulis

Mandeg atau buntu dalam menulis sering dialami penulis pemula. Penulis-penulis baru yang “nafasnya” kurang panjang sering kali terjebak dalam kondisi ini. Namun, tidak perlu khawatir. Karena sebenarnya yang mati itu bukan idenya, apalagi raganya, tapi hanya gairah atau semangatnya saja. Biasanya, hilangnya semangat itu terjadi ketika sang penulis kehilangan tujuan dalam menulis. Nah, kehilangan tujuan ini pasti akan meningkat menjadi kehilangan motivasi. Jika dua hal ini sudah hilang, maka dapat dipastikan produktivitas dalam menulis juga akan mandek. Bagaimana bisa seseorang menulis jika dia sudah kehilangan tujuan? Terlebih jika motivasinya juga ikut memudar. Maka motivasi untuk mencari tujuan tadi juga tidak ada lagi.

Maka, untuk menghadapi kondisi ini, setiap penulis diharapkan mampu mendefinisikan dan mempertegas lagi tujuan utamanya dalam menulis sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya. Jangan biarkan kemandekan itu menghalangi Anda untuk menulis. Bahkan justru jadikan kemandekan itu sebagai ide awal untuk menulis. Salah satu trik yang dapat dilakukan untuk mengatasi kemandegan dalam menulis adalah menerapkan kiat menulis bebas.

Tulisan bersambung:

  1. Yuk Pahami; Kiat Menumbuhkan Minat Menulis
  2. Kiat Menulis Bebas
  3. Merevisi Draf Tulisan
POSTING PILIHAN

Related

Utama 349881199841704089

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item