Obat Sediaan Sirup Berbahaya Bagi Ginjal Anak


Reyhan Ari Permata Aji

Obat-obat dalam bentuk cair atau sirup ini memiliki beberapa kelebihan dibanding tablet dan kapsul. Obat sirup lebih cepat diserap tubuh karena sudah berada dalam bentuk terlarut. Obat berbentuk sirup juga membantu pasien anak dan orang lanjut usia yang sulit menelan obat berbentuk tablet ataupun kapsul. Namun, obat dalam bentuk sirup juga memiliki kekurangan.

Tidak semua bahan aktif obat mudah larut didalam air, sehingga terkadang diperlukan bahan tambahan seperti pelarut bukan air (etanol, propilen glikol, gliserol) dalam proses produksi untuk meningkatkan kelarutan obat berbentuk sirup. Jika ini tidak memungkinkan, maka obat dibuat dalam bentuk suspensi, agar bahan obat bisa tercampur dalam air dengan bantuan bahan tambahan tertentu seperti metilselulosa. Tujuannya untuk membantu bahan padat obat agar tidak mudah mengendap serta pengocokan sebelum digunakan.

Kestabilan obat di dalam bentuk sirup biasanya lebih rendah, sehingga masa simpan obat ini umumnya lebih singkat. Masa simpan hanya 35 hari untuk sirup dengan pelarut air dan ditambahkan pengawet yang telah dibuka dalam kemasannya. Masa simpan ini lebih pendek daripada bentuk tablet ataupun kapsul dengan bahan aktif yang sama. Setelah dibuka, obat berbentuk sirup lebih rentan terhadap kontaminasi dari mikroorganisme yang dapat merusak obat tersebut. Selain itu, obat berbentuk sirup dikemas dalam botol.

Bentuk kemasan ini berukuran lebih besar, kadang mudah pecah, serta lebih sulit diangkut. Sementara obat berbentuk tablet dan kapsul lebih ringan dan praktis. Penggunaan obat berbentuk sirup juga harus dibantu dengan sendok atau gelas takar supaya dosisnya tepat. Penggunaan sendok rumah tangga tidak selalu menghasilkan ukuran yang tepat. Oleh karena itu, obat berbentuk sirup harus ditakar dengan sendok atau cup takar yang disediakan di dalam kemasan.

Penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak-anak itu diduga karena efek samping dari kandungan etilen glikol yang terdapat pada obat batuk sirup. Itulah sebabnya BPOM menarik beberapa obat sirup yang mengandung etilen glikol. Pemerintah juga mengimbau penghentian konsumsi parasetamol sirup dan menggantinya dengan tablet yang digerus untuk anak. Walaupun etilen glikol belum menjadi penyebab pasti kondisi gagal ginjal akut, hanya saja etilen glikol memang dikenal cukup berbahaya. Salah satu efek samping yang bisa terjadi karenanya adalah gagal ginjal.

Etilen glikol adalah senyawa alkohol yang salah satu fungsinya adalah melarutkan. Akan tetapi, tidak hanya untuk obat-obatan, untuk pelarut makanan saja etilen glikol sebetulnya tidak bisa digunakan. Pasalnya, ini adalah senyawa alkohol yang biasa digunakan untuk industri otomotif dan kosmetik, bukan untuk dikonsumsi. Penggunaan senyawa ini bisa menyebabkan berbagai efek samping. 

Tidak hanya gagal ginjal akut pada anak, melainkan juga mengganggu fungsi hati-paru-paru, otak, dan cacat kelahiran. Lewat proses metabolisme di dalam tubuh, senyawa ini akan diubah menjadi asam glikolat. Penumpukan asam glikolat dalam tubuh ini akan menyebabkan sesak napas. Selain itu, asam glikolat juga akan diubah menjadi kalsium oksalat yang memicu kerusakan pada ginjal anak.

BPOM telah melakukan sampling terhadap 39 bets dari 26 sirup obat yang diduga mengandung cemaran EG dan DEG berdasarkan kriteria sampling dan pengujian antara lain:

  1. Diduga digunakan pasien gagal ginjal akut sebelum dan selama berada/masuk rumah sakit.
  2. Diproduksi oleh produsen yang menggunakan 4 (empat) bahan baku pelarut propilen glikol, polietilen glikol, sorbitol, dan gliserin/gliserol dengan jumlah volume yang besar.
  3. Diproduksi oleh produsen yang memiliki rekam jejak kepatuhan minimal dalam pemenuhan aspek mutu.
  4. Diperoleh dari rantai pasok yang diduga berasal dari sumber yang berisiko terkait mutu.

Hasil sampling dan pengujian terhadap 39 bets dari 26 sirup obat sampai dengan 19 Oktober 2022, menunjukkan adanya kandungan cemaran EG yang melebihi ambang batas aman pada 5 (lima) produk berikut:

  1. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
  2. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
  3. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.
  4. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml.
  5. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

Namun demikian, hasil uji cemaran EG tersebut belum dapat mendukung kesimpulan bahwa penggunaan sirup obat tersebut memiliki keterkaitan dengan kejadian gagal ginjal akut, karena selain penggunaan obat, masih ada beberapa faktor risiko penyebab kejadian gagal ginjal akut seperti infeksi virus, bakteri Leptospira, dan multisystem inflammatory syndrome in children (MIS-C) atau sindrom peradangan multisistem pasca COVID-19. (Sumber BPOM RI)

Menurut saya orang tua harus lebih berhati-hati dalam memilih obat, Jika anak ada gejala tidak enak badan atau demam disarankan untuk istirahat yang cukup, minum madu atau bahan alami lainnya yang aman, dan kompres. Jika dirasa perlu mengonsumsi obat beli obat bebas atau bebas terbatas dalam sediaan tablet. Apabila ragu sebaiknya konsultasi ke dokter atau dibawa ke klinik terdekat.

Ketika anak sudah pernah mengkonsumsi obat sirup dan orang tua takut akan kandungan etilen glikol yang diduga mengandung etilen glikol maka hal yang harus dilakukan adalah mengingat kembali kapan anak mengkonsumsi obat tersebut. Apabila sudah lebih dari 1 bulan, anak masih sehat dan dapat menjalani aktivitas seperti biasa maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tetapi jika anak mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, dan gejala lainnya maka segera bawalah ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.

___

Reyhan Ari Permata Aji mahasiswa UMM dari jurusan Farmasi Angkatan 2022

POSTING PILIHAN

Related

Utama 7477178706624296949

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item