Agama dan Kesehatan Saling Berhubungan, Apa Mungkin?


  Naura Dwi Kamilah

Apakah kalian tahu bahwa agama dan kesehatan adalah dua hal yang akan selalu berhubungan,  tidak dapat kita pungkiri bahwa sehat secara fisik tentulah tidak cukup dalam kehidupan sesorang. Setiap orang membutuhkan sehat secara fisik dan rohani, dengan keduanya maka mereka mempunyai kehidupan yang tenang.

Dengan beribadah sesuai dengan kepercayaan yang dianut oleh masing-masing orang hal yang didapatkan dari mereka yaitu ketenangan. Terbukti ketika seseorang yang damai dan memiliki ketenangan dalam hidup memiliki tingkat kesehatan yang lebih baik dan tidak  mudah stress, sebaliknya dibandingkan dengan orang yang sering stres dalam kehidupannya mereka akan sering sakit karena kepikiran dan stress karena suatu masalah yang berlebihan didalam hidupnya.

Banyak orang yang tentunya tidak mengetahui bahwa didalam semua aspek kehidupan agama juga turut memiliki peran, akan tetapi kesehatan juga tidak dapat disampingkan. Masih banyak orang yang belum menyadari tentang pentingnya kedua aspek diatas untuk menunjang aspek kehidupan yang lain. Sering mereka melupakan hal-hal tersebut dan malah lebih memperhatikan hal-hal negative seperti overthingking berlebihan terhadap hidup yang sebenarnya bisa kita serahkan kepada yang maha kuasa. Serta tidak memperhatikan pola kehidupan yang sehat dalam sehari-hari dapat memicu penyakit yang tidak diinginkan.

Lewat artikel ini saya ingin semua orang untuk ayo lebih mementingkan kesehatan dan agama dalam kehidupan sehari-hari. Serta mengetahui lebih manfaat dari agama bagi kesehatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan hal ini dikarenakan agama dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, memberikan dukungan, dan menawarkan bimbingan.

Dikutip dari” GRIDHEALTH.id “, agama memainkan peran penting dalam kehidupan dan pengalaman manusia. Bahkan agama dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan, faktanya, penilitian telah menunjukkan bahwa agama dapat membantu orang mengembangkan kebiasaan sehat, mengatur perilaku mereka, dan memahami emosi mereka, semua factor yang memengaruhi kesehatan, berikut ini peran agama dalam kesehatan mental dan fisik.

Agama dan kesehatan fisik, satu rangkaian penelitian menemukan bahwa manusia yang religius atau spiritual memiliki penurunan resiko jantung coroner, tekanan darah, serta fungsi kekebalan yang lebih baik. Serta rentang hidup yang lebih lama jika dibandingkan dengan orang yang tidak religius atau spiritual. Peneliti juga menemukan bahwa manusia yang religius cenderung memakan lebih banyak makanan bergizi, melakukan lebih banyak latihan fisik, dan memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dibandingkan yang sebaliknya.

Orang-orang yang religius juga lebih kecil kemungkinannya untuk merokok, yang menempatkan mereka pada resiko yang lebih rendah dari penyakit yang berhubungan dengan merokok seperti semua jenis kanker, penyakit kardiovaskular, dan penyakit paru-paru.

Agama dan kesehatan mental juga dapat mempengaruhi kesehatan mental baik secara positif maupun negatife. Agama dapat menjadi sumber kenyamanan dan kekuatan ketika orang berada di bawah tekanan. Di sisi lain, hubungan ini mungkin kurang membantu atau bahkan berbahaya jika menimbulkan stress atau menghambat pengobatan.

Agama memiliki potensi untuk membantu dan membahayakan kesehatan mental dan kesejahteraan. Sementara coping agama yang negative, miskomunikasi, dan keyakinan negatif yang merugikan justru merugikan kesehatan mental. Berikut manfaat umum agama bagi kesehatan yang harus kita ketahui yang dikutip dari “Alodokter” sebagai berikut:

  1. Membuat hidup menjadi lebih positif
  2. Mengajarkan cara hidup yang sehat
  3. Memberikan dukungan sosial
  4. Mengurangi stress
  5. Memberikan tujuan hidup

Akan tetapi ada hal yang terlewatkan, didunia ini pemilihan agama merupakan hal yang wajib, tetapi terdapat orang yang tidak memeluk agama apapun. Walau begitu, bukan berarti mereka yang tidak beragama atau masih meragukan kepercayaan agama tertentu menjadi kurang sehat. Orang yang tidak memeluk agama apa pun juga dapat sama sehatnya karena berbagai faktor lain, misalnya mereka menjalani gaya hidup yang sehat, berolahraga setiap hari, memakan makanan yang sehat dan menjalani interaksi sosial yang baik dengan orang-orang disekitarnya.

Dengan menjalani interaksi sosial yang baik juga akan mengurangi tingkat stres yang berlebihan diantara manusia karena mereka akan saling memberika energi positif antar sesama sehingga dapat mengurangi stress yang berlebihan, selain itu dengan adanya sebuah interaksi yang erat diantara sesama komunitas lingkungan sekitar juga dapat membantu mereka menyelesaikan masalah dengan memberikan nasehat dengan begitu masalah yang mereka hadapi dapat terpecahkan, baik masalah dengan diri sendiri ataupun dengan lingkungan sekitar.

Ditengah perkembangan dunia dan teknologi yang semakin maju tentunya banyak sekali tingkat stres dan masalah yang didapati dan dialami dalam kehidupan sehari-hari terutama pada anak-anak muda, kenapa demikian? Karena kebayakan aktivitas para anak muda sekarang terlalu berfokus pada smarthphone walaupun tak jarang smartphone juga digunakan untuk kehidupan pekerjaan dan pembelajaran. Akan tetapi keseringan dalam melihat atau memegang benda pipih tersebut dapat menimbulkan penyakit. Dapat kita lihat efek yang ditimbulkan selain kerusakan pada mata, dapat juga meningkatkan tingkat sters yang berlebihan.

Hal tersebut dikarenakan terlalu fokus dengan barang digital tersebut sehingga kurangnya berinteraksi atau bersosialisasi dengan lingkungan sekitar dan kurangnya beribadah pada tuhan. Inilah yang sering dilakukan oleh para anak muda jaman sekarang mereka tidak tahu bahwa penyakit juga dapat berasal dari smarthphone yang selalu mereka genggam setiap saat. Selain itu mereka juga tidak memperhatikan pola makan dan tidak sering berolahraga merupakan hal yang begitu sering mereka lewati. Maka dari itu perlu penyadaran diri dari masing-masing manusia.

 Jadi kesimpulannya kesehatan dan agama saling berkaitan dalam kehidupan manusia, kita tidak dapat melepaskan hal tersebut. Dengan menjaga kesehatan maka kita akan sehat dan terhindar dari penyakit yang tidak kita inginkan dalam hidup. Tentunya diikuti juga dengan beribadah dengan rutin dapat memberi kita ketenangan serta mendapatkan pahala. Selain sholat berpuasa juga merupakan ibadah yang dianjurkan oleh dokter untuk dilakukan, dengan berpuasa dapat membersihkan tubuh dari lemak-lemak penyakit maupun dari makanan yang tidak sehat atau bermanfaat bagi kita. Penyakit yang dapat disembuhkan dengan berpuasa antara lain, diabetes, hipertensi, dan depresi.

Hal ini begitu menyadarkan kita bahwa suatu penyakit tidak hanya bisa disembuhkan dengan obat yang diberikan dari dokter akan tetapi dengan perilaku religius kita pun dapat menyembuhkan penyakit yang dialami. Akan tetapi balik lagi ke masing-masing orang yang mengalami penyakit serta kepercayaan masing-masing orang.

Maka dari itu ayo kita lebih memperhatikan kedua aspek tersebut demi terwujudnya kehidupan yang sehat dan baik, tentunya juga ber efek terhadap kita juga kan guys terutama bagi para anak-anak muda jaman sekarang nih. Kesadaran anak muda lebih penting karena mereka memiliki tingkat kehidupan yang tinggi dan akan terus berlanjut-lanjut dari masa ke masa.

_____

Naura Dwi Kamilah mahasiswa UMM jurusan Farmasi angkatan 2022 

 

POSTING PILIHAN

Related

Utama 2322519477796935059

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item