Sembahyang atau Sembayang?


Dani Citralékha

Kebanyakan orang lebih familiar pada kata "sembahyang" yang dipaham-kan dengan "sembah hyang" yang artinya menyembah Tuhan. Di mana dalam kamus bahasa Jawa kuno diksi "sembah" memiliki arti sebagai berikut :

1688 : sĕmbah, sambah 1734:2 pemujaan, pemujaan, penghormatan atau permintaan hormat

anĕmbah, sumĕmbah 1734:2.1 menyembah, memuja, menghormati, memberi hormat.

Memang cocok sih antara kepanjangannya dengan maksud dari kegiatan sembahyang itu sendiri.

Lalu, bagaimana dengan kata yang kedua (my opinion) yakni "sembayang". Ini yang menarik perhatian saya. Mari kita bedah!

Klasifikasi : Panjang - Njlimet (kecuali orang-orang tertentu)

Saya menduga kata "sembayang " ini adalah kata gabungan dari dua kata. Yaitu : sem/ sam + bayang. Seperti halnya kata sempurna terdiri dari sem/sam + purna. Purna juga dapat dikombinasikan dengan kata yang lain atau lebih tepatnya prefiks yaitu "pari" maka menjadi "paripurna." Dari situ bisa disimpulkan ada kata dasar yaitu "purna".

Begitu juga kata "sembayang" yang juga terdapat kata dasar yaitu "bayang". Kata dasar "bayang" mendapat awalan "sem/sam" menjadi "sembayang". Saya mengambil dasarnya dari kata sembayang dalam bahasa Madura yakni "abhajang".

Perlu kalian ketahui bahwa kata kerja dalam bahasa Madura seringkali sebuah kata dasar memperoleh prefiks/awalan a. Contoh :

akemmih (a + kemmih) kata dasar kemih (kencing)

ajhãlãn (a + jhaãlãn) kata dasar jalan

abini/ alakѐ (a + bini/ a + lakѐ) kata dasar bini, laki

abhãjãng (a + bhãjãng) artinya : sembayang. kata dasarnya adalah bãjãng. Fonem j dalam bahasa Madura itu seringkali berupa y pada non-Madura untuk kata dan arti yang sama. Misal :

ayam - ajãm (ayam)

raya - rajã (besar)

daya - dãjã (utara)

bayang - bhãjãng (.........)

Jadi, abhãjãng itu a + bhãjãng. Kata dasarnya yaitu "bhãjãng". Bhãjãng asalnya "bayang".

Lalu, apa arti dari kata "bayang" ?

Pada kamus bahasa Jawa kuno. Kata bayang memiliki dua arti.

  1. 550 : bayaṅ* I 229:8

abayaṅan 229:8.1 ke segala arah, tanpa tujuan atau sasaran tetap, berkeliaran, mengembara, goyah, goyah

  1. 551 : bayaṅ II 229:9

bayaṅ-bayaṅ 229:9.1 persembahan, pengorbanan

Kita ambil arti yang kedua dari kata "bayang" yaitu : persembahan, pengorbanan. Dan ketika kata "bayang" diberi awalan a maka menjadi kata kerja.

abayang = memberikan persembahan/ menyembah. Diucapkan oleh orang Madura menjadi "abhãjãng". Yang memiliki arti sholat, sembayang.

Lalu, bagaimana kata "bayang" menjadi "sembayang", alias mendapat awalan sam/sem. Tidak ditemukan kata sam/sem di kamus bahasa Jawa kuno. Tapi bolehlah mengambil perbandingan pada gramatika Sansekerta dimana ada berbagai macam prefiks. Salah satunya adalah "sama/sem". Yang bisa diartikan "semua".

390 : sama 1619:1

  1. (Skt) sama dengan, seperti; kemiripan, kesamaan; Suka. Lihat juga asama.
  2. sama, serupa; bersama-sama, pada saat yang sama
  3. sama, semua (seringkali tidak lebih dari indikator pluralitas)

sama 1619:12.1 dengan diikuti kata kerja maka menjadi kata benda kolektif (saṅ samâṅjuru);

Atau "samuha" ?

Semrawud = sami rawud.

Sembarang = semua barang, semua hal, apa saja.

Sam/sempurna = semua terisi penuh/ komplit/ sempurna.

Sam/sembayang = menyerahkan (semua jiwa raga), semua (anggota badan jiwa dan raga) memberi penghormatan.

Jadi, kita bisa menyimpulkan perbedaan sembahyang dan sembayang. Yaitu :

Sembahyang itu perspektifnya pada kegiatan ibadah mahluk kepada Tuhan semata atau dengan bahasa sederhananya "menyembah Tuhan".

Sedangkan sembayang itu perspektifnya pada bagaimana ibadah tersebut dilakukan. Apakah ASAL nyembah Gusti pangeran? Ataukah menyembah Gusti pangeran secara TOTALITAS seluruh jiwa dan raga, semua anggota badan. Karena secara bahasa "sembayang" artinya : "semuanya menghormat, memuji, berkorban"

Sumber akun FB Dani Citralékha

 

POSTING PILIHAN

Related

Utama 520059969723269732

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item