P2M Kordes Tlagah Bangun Kolaborasi Desa Hidroponik Bersama SMK Nurul Yaqin Sampang

Peserta P2M Korda Tlagah, Kec. Bayuates-Sampang, bersama jajaran guru SMK Nurul Yaqin Sumber Nangah

Mendapatkan lokasi yang melimpah hasil panen mangga dan mayoritas mata pencaharian warganya adalah pertanian, membuka peluang bagi kelompok P2M yang bertempat di desa Tlagah ini untuk turut terjun dan berkolaborasi dengan para petani di sekitar desa dalam memajukan potensi yang sudah dimilikinya tersebut. Sehubungan dengan ini, peserta P2M Kordes Tlagah, Kec. Banyuates, Kab. Sampang, berencana menggandeng siswa-siswi SMK Nurul Yaqin untuk turut berkolaborasi di dalamnya.

“Jadi, kami bermaksud mengundang siswa/i SMK Nurul Yaqin sekalian untuk turut berkolaborasi bersama kami dalam mengembangkan ilmu pertanian, khususnya dalam pengelolaan tanah dan proses penanaman sayur menggunakan media hidropinik.” Tutur Heriadi, selaku ketua kordes tersebut.

“Harapannya, di masa yang akan datang siswa/i SMK inilah yang menjadi perpanjangan tangan dari proses regenerasi pertanian yang cukup potensial di desa ini. Jadi, selain memberdayakan masyarakat kami di sini bermaksud membentuk agen perubahan agar ke depan, di tangan yang muda-muda ini, pengelolaan lahan tani bisa lebih maju, kreatif, dan inovatif tentu dengan cara-cara yang kekinian,” lanjut Heriadi dalam salah satu acara sosialisasi yang diadakan secara random dari satu lembaga ke lembaga lain, dari satu pintu perangkat desa ke pintu lapisan masyarakat lain yang terdapat di desa tersebut.

Rencananya, pelaksanaan agenda P2M Kordes Tlagah ini akan terbagi menjadi dua segmen yakni, agenda yang berbasis kelembagaan dan agenda yang berbasis kemasyarakatan. Dinamai sebagai agenda yang berbasis kelembagaan, karena basecamp tempat peserta tinggal adalah lembaga Yayasan Nurul Yaqin, yakni sebuah lembaga yayasan yang memayungi SD-MI/SMP/SMK Nurul Yaqin yang saat ini dipimpin oleh KH. M. Abbas Damanhuri.

“Jadi, P2M kita kali ini, ada yang di lembaga, dan ada yang di desa. Yang di lembaga, misalnya kita akan membuat kegiatan ekstra seperti kursus pidato (muhadloroh), kepramukaan, Kesenian, ataupun Literasi.” Tutur Heriadi dalam rapat kerja perdana yang dilaksanakan ahad lalu (07/11).

Adapun kegiatan yang berbasis kemasyarakatan, kelompok P2M Kordes Tlagah ini akan lebih fokus pada pengembangan sektor pertanian yang notabene lebih menonjol dan potensial di daerah ini.

“Iya, Mas, saya sangat mengapresiasi ide ini. Artinya, kan, sampean mau turut mengembangkan potensi yang kami miliki, plus dengan membentuk agen dan generasi muda petani sebagai perpanjangan potensi desa yang basis pencahariannya adalah pertanian ini,” sambut hangat Bpk. M. Kholil, S.Pd., selaku ketua karang taruna di desa setempat yang notabene memiliki keahlian khusus dalam bertani, pada sebuah diskusi santai yang dilaksanakan di pelataran Masjid Nurul Yaqin.

Tindak lanjut rencana ke depan, Heriadi  menuturkan bahwa, jika rencana kegiatan ini berjalan dengan baik dan mendapatkan respon lebih dari masyarakat, maka gandengan kerja sama dan kolaborasi ini akan diperluas hingga merambah kelompok-kelompok muda-mudi dan remaja desa. Seperti kelompok Pemuda Ansor, mislanya.

“Separuh dari rencana perluasan kerja sama ini sebenarnya sudah kami lakukan. Dalam artian, kami telah melakukan survei dan diskusi terarah bersama beberapa tokoh pemuda dan ketua-ketua kelompok muda desa dua hari belakangan ini. Ya, salah satunya kelompok pemuda Anshor itu tadi,” tutur ketua kordes yang berasal dari Lombok Tengah itu. (Az)

 

POSTING PILIHAN

Related

Utama 1587969149858669934

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

item