Paparèghãn Sumbang Semngat Kemaduraan

Paparèghãn atau parikan merupakan puisi pendek disampaikan dalam bentuk pantun memakai sampiran dengan menggunakan pola rima a b a b.

Paparèghãn sendiri ada entah muncul mulai kapan, namun di Surabaya parikan ini lahir bersamaan kesenian ludruk (Suroboyo) yang disampaikan dalam bentuk gurauan , ajaran, percintaan, petuah, sindiran dan semangat membangun.

Salah seorang tokoh seniman Surabaya Cak Durasim, parikan menjadi salah satu alat untuk membakar semangat juang perlawanan terhadap penjajah Jepang (1942) melalui pentas ludruknya. Namun pada puncaknya ia ditangkap tentara Jepang ketika menyiarkan lantunan kidungan yang sangat populer berbunyi:

"Pegupon omahe doro, urip melu Nippon tambah sengsoro", yang kemudian ia diseretnya ke penjara

Paparèghãn juga sempat populer di Madura, namun sekarang lantunan kidungan macam ini hampir tidak terdengar lagi. Paparèghãn kerap dilantunkan oleh masyarakat, biasanya pada saat senggang, saat menyabit rumbut atau menggembala sapi pada suatu tempat yang teduh paparèghãn dilantunkan. Atau saat-saat tertentu pada saat hajatan dan lainnya.

Ka ghunong ngala’ nyarowan
Kopè bellã kabãddhã’ã
Pèkkèr bhingong tak karowan
Napè bulã katambhã’a
Sapa rowa andi’ tarnya’
Arum manès è baddhãna
Sapa rowa andi’ ana’
Ma’ manès bibir babana
Atanèa cao jhãi
Namen temmo bana nangka
Asarèa tao bhãi
Me’ta’ nemmo cara dhika
Galudhuk monyè etètèr
Moghã nangka lecangana
Kejjuddhan mata sè kacèr
Moghã dhika rasanana
Mon aodheng ja’ sanggherra’
Etelko’a tolalèna
Mon epandheng ja’ agella’
Bule tako’ kalakèna

(Rulis)


POSTING PILIHAN

Related

Utama 4106844827128133831

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item