Ion dan Tempat Tinggal Baru


Dadang Ari Murtono

Ketika kami pindah rumah beberapa bulan lalu, Pak RT mengatakan kalau tidak ada grup WA warga, kumpul rutin bulanan, kerja bakti bersama, atau ronda dan jimpitan. Di lingkungan kami yang lama, empat hal tersebut menjadi sarana yang penting untuk bersosialisasi dan membuat kami membaur dengan cepat.

Kami segera khawatir jika kami akan membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dan kenal dengan lingkungan baru kami. Kami juga jadi sedikit cemas bakal mengulang gaya hidup seperti waktu kami tinggal di Surabaya. Bertahun-tahun di Surabaya, kami bahkan tak tahu nama tetangga sebelah rumah dan nyaris tak pernah saling menyapa setiap kali berpapasan. Di Surabaya, semua serba terburu-buru, tak ada waktu untuk nongkrong di teras tetangga.

Kehadiran Ion membuat kecemasan dan kekhawatiran kami sirna. Awalnya, kami sempat takut jika tetangga tidak akan menyukai anjing, mengingat jarak rumah kami dengan masjid yang tak sampai 20 meter. Namun beberapa anak kemudian datang ketika melihat Ion. Mereka bertanya apakah anjing kecil ini galak dan suka menggigit.

Awalnya hanya satu anak. Keesokan harinya, 3 anak datang. Lalu mereka datang dan main dengan Ion tiap hari. Tak berapa lama kemudian, beberapa orang tua yang mencari anaknya ikut duduk di teras rumah kami dan ikut bermain dengan Ion. Anak-anak yang malu-malu juga datang mengajak orang tuanya.

Kadang-kadang, ketika saya salat, Ion menyusul dan menunggu saya di halaman masjid. Ini agak mengkhawatirkan saya dan saya memutuskan mengunci Ion di dalam rumah jika saya tinggal salat.

Saya suka mengajak Ion jalan-jalan ke toko untuk beli rokok dan sosis. Ion suka jajan sosis. Para tetangga sering menyempatkan diri berbicara dengan Ion dari depa rumah mereka. Dengan cara inilah kami pada akhirnya berkenalan dengan para tetangga.

Beberapa dari tetangga bahkan mengirimi kami kue dan makanan. Penjual pecel lele Lamongan yang berasal dari Pemalang memberi Ion sepotong tahu goreng waktu kami memesan makanan di warungnya.

Sekarang, Ion sudah hampir berumur 6 bulan. Ia suka mengacak-ngacak tempat sampah dan ngambek kalau dimarahi. Kemarin, setelah saya marahi, Ion purik dan minggat ke rumah tetangga, ikut mereka nongkrong, dan baru mau pulang setelah saya gendong. Kata adik saya, dulu waktu remaja saya juga sering ngambek dan minggat kalau dimarahi. Hmmm...

Diangkat dari akun FB Dadang Ari Murtono

POSTING PILIHAN

Related

Utama 4232625264667404481

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item