Sajak-sajak Iswah Hasanah


Iswah Hasanah
deengan nama asli dari Iswatul Hasanah, lahir di Desa Lenteng Barat Kec Lenteng Kab.Sumenep, pada tanggal 12 Agustus 1985. Menulis puisi dan mencintai puisi dan cerpen  sejak MTS 1 Annuqayah. Pernah menjadi ketua sanggar di MAT Pamekasan. Berproses hidup dari pimred majalah sastra pamekasan MAT, pernah sebagai .dan sekarang mengabdi di fatayat NU di Bahiayan Hukum Politik dan Advokasi. Sekarang  mengabdi sebagai guru bagi anak anak sekolah  


 *****

 Wasiat Ibu

Nak..umurku sudah menginjak senja
Apa kau tak takut ibu pulang

Jangan ada tangis setelah ini
Meski kau pun sangat kehilangan
Telah ku buat cerita saat aku menyusuimu dan menina bobokkanmu
Bahwa kau akan menjadi ratu dalam hidupmu
Satu hal yang ku inginkan
Jadilah perempuan yang teguh dalam menjalani hidup dan kehidupan
Seperti kau sering  menginginkan pangeran yang tak pernah terlintas seperti masalalumu

Kamu masih ada waktu
Biarlah semangatmu membara dalam damai tiada tara
Aku percaya hanya lantunan dan cintaNya yang kan merubahmu lebih indah dan dan berbunga

Madura, 2018




Bumi Harapan

Bentangan langit masih melebar
Untuk memahat kehidupan senyumlah untuk merangkai asa demi jalani trotoar kehidupan
Alquran dan hadis jadikan pegangan agar tak tergiur dengan rayuan manis syetan

Perjalanan hidup tak pernah lepas dari penderitaan juga kebahagian
yang  dalam waktu penepian ada proses dibalik kesuksesan
Ini hidup cinta...
Dimana melati dan kemboja bagai hiasan dalam dinding kehidupan

Madura, 2018



Ini Bumiku

Puing tebing berserakan
Ladang gersang, pohon-pohon kerontang
Saat pujanngga datang dengan penuh kepalsuan

Debu-debu melayang entah kemana
Bagai bulatan kepedihan
Sehingga syair pun seperti lagu kematian
Dalam impian yang gamang

Bumiku masih retak ...


Madura, 2018




Tanggal Itu

Sebuah tanggal yang kau tinggalkan
............

Jenguklah aku kekasih
Barangkali aku sedang demam

Madura, 2018


 


POSTING PILIHAN

Related

Utama 1460313169734525644

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item