Peserta P2M IDIA Rangkul Generasi Milenial Lakukan Dakwah Transformatif

Para peserta saat menerima pemaparan dari mahasiswa P2M

Melalui Praktik Pemberdayaan Masyrakat (P2M) Institus Dirosa Islamiah Al-Amien (IDIA) Prenduan Sumenep, Keompok 2 Putra Bidang Dakwah menggagas media baru dalam berdakwah. Melalui dakwah seni religi diharapkan menciptakan wadah baru untuk dakwah yang lebih transformatif.

Sebagaimana acura Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LP2M) IDIA, bahwa praktik pemberdayaan pada tahun ini dilaksanakan sesuai dengan konsep ABCD yaitu melihat aset dan potensi yang ada pada masyarakat, langkah besar kemudian diambil oleh kelompok bidang dakwah.

“Melihat aset yang dimiliki oleh pa mahasantri Intensif IDIA Al-amien maka peserta P2M ini kemudian membentuk kegiatan seni religi,” ujar KH. Bagus Amirullah selaku dosen pembimbing lapangan bidang dakwah

Kegiatan seni religi ini mencakup beberapa kegiatan seni Islami seperti seni hadrah, kaligrafi, dan lain-lain. Dengan harapan lewat seni ini lah kemudian tercipta

Menurut KH. Bagus Amirullah. memang menggagas tema Dakwah Transformatif merupakan hal prinsip dalam menyampaikan dakwah pada masyarakat.

“Saya mengarahkan peserta P2M ini, supaya bisa mampu memanfaatkan aset yang ada, oleh karna itu alangkah lebih baik jikalau pemanfaatan para generasi muda yang ada agar dapat dilibatkan dalam proses dakwah transformatif ini”, tutur pria selaku salah satu staf civitas akademika IDIA ini.


Hal ini juga ditanggapi positif oleh Muhammad Abduh, salah satu anggota kelompok seni religi. Ia berharap dan menaruh harapan besar pada kegiatan tersebut.

“Saya sebagai anggota memang benar-benar manaruh harapan pada kegiatan positif yang dikembangkan oleh kakak-kakak P2M ini, maksudnya dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan mampu mengembangkan dakwah lebih luas lagi bukan hanya sebatas lewat ceramah, pidato atau lainnya, akan tetapi kita lebih membuat sedikit menarik dakwah dengan dikemas lewat seni,” ungkapnya

Dengan merangkul para mahasantri yakni yang notabane udia milenial, diharapkan pada kemudian hari seni ini dapat dikembangkan lewat media sosial,

Hal ini juga diperkuat oleh ketua kelompok bidang Dakwah Mohammad Thamrin. Ia berharap agar kegiatan seni religi ini lebih ditekan kan kepada segmentasi usia remaja dan pemuda, dengan tujuan agar kemudian pengembangan dari kegiatan kelompok ini bisa lebih luas lagi.(rk/rulis)


    

POSTING PILIHAN

Related

Utama 3424895399131019569

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item