P2M IDIA Zona Dakwah; Inovasi Dakwah dengan Kaos Islami



Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan mengadakan Praktik Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Zonasi. Berhubung Seluruh mahasiswa khususnya semester akhir terdiri dari tiga program, yakni program Plus ( Mahasiswa Lulusan TMI dan MTA Al-Amien Prenduan), Intensif (Mahasiswa program unggulan yang nyantri sekaligus kuliah) dan terakhir Reguler ( Mahasiswa Kalong).

Diakibatkan pandemi Covid-19, pihak institusi memutuskan pelaksanaan P2M tahun ini diposisikan di lingkungan pondok bagi program plus dan intensif yang memang berdomisili di dalamnya. Berbeda halnya dengan program reguler yang tetap melaksanakan kegiatan ini di luar kampus meski berada di bawah kendali “P2M di Desa Sendiri”.

“Karena bentuk dakwah bukan hanya dengan berceramah di atas mimbar dan tausiyah keislaman di depan khalayak ramai, dengan kaos pun kita bisa mengimplementasikan ajakan hijrah atau sejenisnya kepada teman-teman santri maupun mahasantri disini”, Usul Baiq , salah satu anggota P2M IDIA Zona Dakwah.

Usulan tersebut melahirkan sebuah program kerja berbentuk penjualan kaos dakwah di 3 lembaga PP. Al-Amien Prenduan Putri, yaitu IDIA, TMI dan MTA. Kegiatan ini akan berlangsung sejak minggu ke-4 pelaksanaan P2M hingga seterusnya. Demi terwujudnya kontinuitas pelaksanaan kegiatan ini, peserta P2M melakukan MOU dengan beberapa pihak, seperti Kepala Biro Ekonomi, Konsultan Manajer Koperasi dan Konveksi maupun dengan beberapa pengurus disetiap lembaga.

Tulisan-tulisan dakwah yang dipaparkan pada kaos tersebut berupa “Istiqomah Itu Berat, Kalau Ringan Namanya Istirahat”, “Pejuang Tahajjud Istiqomah”, “Jangan Marah Bagimu Surga” dan sebagainya.
“Setelah sampai di tahap pengemasan, kita letakkan semacam brand kaos agar lebih menunjukkan ciri khas kita, yaitu P2M IDIA Zona Dakwah”, imbuhnya lagi.

KH. Bastomi Tibyan atau yang lebih dikenal dengan Rabas selaku Kepala Biro Dakwah PP. Al-Amien Prenduan juga turut mendukung terlaksananya program P2M ini. Salah satu dukungan beliau adalah dengan mengecek ulang tulisan-tulisan pada kaos demi tersebarnya makna dakwah melalui media ini secara maksimal.

Hal ini menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini dimaksudkan untuk membangkitkan semangat dakwah anak muda melalui tulisan-tulisan kaos dakwah yang bersifat persuasif, elegan tanpa kesan menggurui (Nur Imamah-Mahasiswi Semester 8-Peserta P2M Zona Dakwah IDIA Prenduan) (Anggita/Baiq Diniyati)


POSTING PILIHAN

Related

Utama 2541055242087808074

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal


 

item