Sajak-Sajak Roaini Palembang

Roaini, gadis asal  Palembang, adalah mahasantri Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien (IDIA) Prenduan Sumenep, Madura, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah, Program Intensif.

*****


Dia Yang Berubah
                          
Kau bawah diri ini
Kau buat ku jauh  
Kau bawah aku ke jalan yang tak bersinar
Kau racuni pikiranku
Membuat ku tak berdaya
Diri ku tak melihat cahaya
Yang ada hanya kegelapan di otakku
Dan tak berarah tujuan
Yang tak di bayangkan
Tak tau apa jadinya diri ini
Dan tak punya arah tetap
Kaki ini berjalan tapi tubuh ini diam di tempat
Otakku kau cuci
Pakaiku kau rengut
Teman ku kau usir
Ku tak bisa ke mana-mana
Ragaku bagai di penjara
Yang tak berdosa berada di sini
Dan tak tau jalan keluar
Tak tau arah  


Airku

Ketika hujan datang hati gembira menari-nari
Kadang kala lelah melandah
Tapi melihatnya senang hati
Air nan bening telah meluap
Setelah di pendam
Akhirnya jatuh membasahi tubuh ini
Membuat mata memerah
Membasah pipi manisku
Membuat hati senang
Pikiran berat telah keluar dari pikiranku
Awal yang sulit yang masih di depan
Lemah,lelah hati ini
Melangkah tanpa alas
Jalan nan tak penghuni
Angin jahat masuk
Bisikan jahat mulai mempengaruhiku
Mengalir dengan deras
Ku pandang langit biru
Ku ratapi nya dengan tatapan tajam ku


Lukaku

Jika kau datang hanya untuk nya
Maka jangan jadikan aku alat
Kau angkuh ,kau egoi
Ku menunggu mu tapi kau tak ada rasa bersalah sedikit pun pada ku
Muka mu polos, tapi hati mu munafik
Kau bagai kan tupai
Yang pandai melombat, dan tapi tak pandai terbang


Bimbang

Bimbang hati ini
Ku menjauh,ku dapat hukuman
Ku bertahan hati ku yang tersiksa
Terbakar oleh sikap mu setiap hari
Dan mendidih melihat mu yang tak pernah menghargai aku
Aku inin menjauh tapi karena takut ku
Ku tak bisa
Ku ingi bertahan
Tapi hati ku yang sangat membara


Goresanmu

Goresan yang kau ciptakan tak cepat hilang
Kau tingalkan ku dengan luka ku
Kau buang ku bagaikan sampah
Kau tingalkan ku dengan rasa harapan ku
Kau teman ku atau musuh ku sebenarnya
Kau orang jahat yang ku  kenal tapi bagai teman
Bagi orang melihatnya
Mau bermuka 12 belas yang nyata ku jumpai
Kau bangkai yang busuk ,terbungkus oleh muka polos mu


Teman Tapi Musuh

Kau bagai teman di hadapan semua orang
Kau bagaikan malaikat di hadapan semua orang
Kau bagai kan bungan mawar yang berduri
Kau lah teman ku tapi kau musuh hati ku
Kau anggap apa aku ???
Kau kira aku ini apa???
Kau kira kau siapa???
Kau hanyalah teman yang hanya bisa memberi harapan palsu dan menyiksa hati
Kau lah musuh hati ku
Kau duri di hati ku
Kau musuh yang tak terlihat tapi nyata


Sepiku

Suara bising terdengar jelas
Ramainya di sekelilingku
Tak ku dengar sunyi
Dan ketenangan
Tapi lingkungan ramai tapi hati
Terasa sepi dan tak mempunyai teman
Senyumanku hanya penutup sepi
Tah apa kata orang tentang ku tapi itu tidaklah sesuai dengan suara hati ku ini



POSTING PILIHAN

Related

Utama 1270683980039438780

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal


 

item