Sajak-sajak Izza Hikmah


Izza Hikmah,
lahir di Sumenep,  02 Maret 2003, kini aktif sebagai siswi kelas XII IPS, Madrasah Aliyah Nasy'atul Muta'allimin (Nasmud) Kecamatan Gapura, Sumenep Jawa Timur, selain juga aktif di Sanggar Kencana Madrasah Aliyah Nasy'atul Muta'allimin,



Hikayat Sunyi

Azimat Nahnu terkapar rahasia
Gerimis basah mengkikis usia

Sajakmu alpa menyentuh jiwa
Tinggallah risalah sepotong luka

Pun Matahari lelah membakar rindu
dan langkahku karam di runcing waktu

Mungkin benar
Kau dan aku hikayat sunyi
Bertemu dalam mimpi
Bertukar kata dalam ilusi



Selamat bagi Kita

Akhirnya....
Aku akan pergi dengan kenangan yang kurebus
Selama tujuh musim

Biarlah kubawa senyummu yang kemarin gelisah
Serta ketakutanmu yang nyatanya berkah

Sebab di Jumat lalu
Waktu telah membasuh cemas kita
Dengan ketenangan yang dihaturkan oleh puisi

Selamat bagi kita
Sebab kemenangan telah kita temui di kursi halaman sekolah

Kita adalah parodi paling khidmat
Mengalahkan siang yang sering emosi dan istirah paling dahaga

Setelah ini, kita
Semoga rinduku sering menemui aminmu.



Lika Widiyana

Kamu sahabatku, Lika
Yang mengatur hikayat di sudut pagiku

Bibirmu selalu menularkan bahasa paling sopan
Yang selalu kutangkap untuk kulipat setiap abjadnya di lemariku

Aku juga sering mengemas amarahmu yang anggun
Untuk kutata kemudian kupersembahkan pada hidupku.

Sampai kita tersadar, Lika
Bahwa mataharimu adalah jelmaan rinduku
dan puisiku adalah doa'mu.



Ingin Tidur

di siang yang semakin tua
Aku ingin tidur biar lelahku segera luntur

Aku ingin berenang dalam mimpi
Menyelam kemudian menemukan kau yang memetik mutiara untukku

Sudah, Aku ingin tidur
Bila bangun nanti akan kuberikan kau Kenang yang kutangkap dalam sunyi



Kipas Angin

Kau berlari berkejaran dengan waktu
Sama-sama cepat
Namun tak bisa menangkap satu sama lain

Kau berputar di atas kepalaku
Meracik angin
Mengantar angin
Pada rinduku yang penuh keringat




POSTING PILIHAN

Related

Utama 5576010069457504507

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item