Jabat Tangan sebagai Penguat Rasa Kasih Sayang


Oleh: Sazqia Al Firdausi

Siapa sih yang tidak pernah merasakan jabatan tangan, pasti setiap orang pernah melakukan pekerjaan ini. Mudah, ringan dan praktis, tapi tidak semua orang bisa melakukan pekerjaan ini. Aktivitasini terkadang dianggap hal yang biasa, spele dan dilakukan sekadarnya. Bukan sekedar jabatn tangan makna, akan tetapi jabatan yang dilandasi keimanan dan tarikan bibir kanan dan kiri yang akan melahirkan ekspresi kegembiraan, nyaman dan bahagia.

Padahal, terdapat buih-buih manfaat yang sanagat penting dibalik jabatan tangan. Rosulullah telah melantunkan sebuah sabda: “Tidaklah dua orang muslim yang bertemu, lalu berjabat tangan, melainkan sudah diampuni dosa keduanya, sebelum mereka berpisah”.(H.R Abu Daud). Kurang baik apa Allah kepada kita, segudang manfaat yang terkandung dalam berjabatan tangan diantaranya, menambah kuat tali silaturrahmi, mendekatkan yang jauh, menggugurkan dosa dan kesalahan dan masih banyak lagi rentetan-rentetan manfaat yang terkandung dalam berjabatan tangan.

Di zaman modern ini, berjabat tangan bukan merupakan sesuatu yang terlihat  keji dan mungkar, bakan dengan berjabatan tangan kita semakin dekat dengan seseorang. Berjabat tangan adalah ibadah yang disyariatkan ketika tercipta pertemuan dan perpisahan. Akan tetapi, anak zaman sekarang melakukan sesuatu atas dasar keinginan dan nafsu belaka. Berjabatan tangan antara laki-laki dan perempuan non muhrim, itu sudah menjadi hal yang sudah biasa, melencengkan ajaran islam. Telah tertera jelas dalam Al-qur’an, “Ktakanlah kepada laki-laki yang beriman, hendaklah mereka menundukkan pandangan dan memelihara kemaluan”.(Q.S An-Nur:30)

Dalam syariat Islam, tidak melarang seseorang untuk berjabat tangan dengan orang lain, akan tetapi ada catatan penting yaitu berjabat tanganlah dengan muhrim kita, seorang istri kepada suami, anak kepada orang tua dan murid kepada guru.

Bukankan manusia tempatnya salah dan lupa, apalagi dalam bercengkrama dalam sesama. Kehidupan didunia ini akan lebih indah dan harmonis, jika setiap insan menyadari kesalahan dan saling meminta maaf. Berlomba-lombalah dalam kebaikan, akhlak mulia merupakan salah satu alasan Rosulullah diutus kemuka bumi ini.    




POSTING PILIHAN

Related

Utama 6499437700085109675

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item