Dalam Sepertiga Malam


dalam sepertiga malam
aku datang meminangmu bersama angin
meski laut tak berombak  pada pantai gelisahku
sudah lama aku mengasah belati nurani
dalam keniscayaan, dalam memaknai puisi-puisiku

kini aku berserah sambil melantun ayat-ayat sunyi
dalam perhelatan malam yang melelahkan
aku terkesiur menapaki jalan menuju aromamu
yang kaucipta dari keping-keping mimpi

aku datang menimangmu bersama angin
dengan kuntum bunga yang kuraih dari hiruk pikuknya malam
dan bunga itu telah kuselipkan dalam lipatan waktu
mestinya aku sadar bahwa segala yang tiada
adalah keberadaanmu
yang tak pernah henti-henti mengasuh pagi
sampai malamku

dalam sepertiga malam
kuhanyutkan perahuku
sampai lantai subuh
bersama tasbih dan dzikir air mata
yang menggenang di halaman sajadahku
yang menggerai selimut malam jadi ufuk

ada perih yang tertimbun masa lalu
ada luka yang menyertai kehilafanku

dalam sepertiga malam,
engkau datang menjengukku
dengan senyum dan geli

aku kini bersamamu  meski dalam lelah
kuraih kenestapaan  ini dalam sujud
hingga aku makin mengenalmu dalam dekatnya nadi dan darahku
dan engkau pun telah melumatkan ketidak berdayaan ini
dalam pergulatan masa lalu

aku meraihmu
dalam sepi yang abadi
biarkan

(Syaf Anton Wr)

Tonton videonya:


MENARIK JUGA DIIKUTI:

Tulisan Terkait

Utama 6039738404816875172

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Terbaru


Indek

Memuat…

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

Album Lagu Madura

Medsos Rulis

item

WA