Urgensi “Planning” dalam Manajemen Bisnis Syariah

Mila Octira
Oleh : Mila Octira

Planning atau biasa disebut dengan perencanaan tentu bukanlah ha lasing yang jarang terdengar. Bahkan, dalam ilmu manajemen sekalipun, fungsi utamanya adalah Planning (Perencanaan). Melihat fungsi lainnya, seperti Koordinasi, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi, perencanaan tetap menjadi peran utama yang harus dilaksanakan. Karena, tujuan dari sebuah pelaksanaan itu sendiri sehubungan dengan perencanaan atau apa yang direncanakan.

Perencanaan merupakan salah satu tiang utama atau proses dalam Manajemen Bisnis untuk mencapai tujuan dari bisnis itu sendiri secara menyeluruh. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Erly Suandy (2001:2) tentang perencanaan merupakan proses penentuan tujuan organisasi dan kemudian menyajikan dengan jelas strategi-strategi dan taktik-taktik serta operasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.

Dan dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa perencanaan dapat dilakukan dengan beberapa strategi dan operasi. Diantaranya Yang pertama, menentukan tujuan yang akan hendak dicapai dari manajemen  tersebut. Kedua, menciptakan dan menentukan cara yang akan dilaksanakan dalam mencapai tujuan yang pertama tadi. Ketiga, Usaha atau langkah yang akan ditempuh dalam mencapai tujuan tersebut.

 Jadi, dari strategi diatas sangatlah penting dalam sebuah manajemen, dan akan berdampak positif serta menghasilkan kegunaan dan beberapa manfaat. Yaitu, Dengan adanya perencanaan, bisnis yang diusahakan dapat berjalan secara efektif dan efisien, tujuan dapat dicapai dan diperbaiki jika terdapat kesalahan, dapat mengimbau dan dapat mengatasi hambatan atau berbagai ancaman, serta dapat menjauhi suatu perkembangan atau pertumbuhan yang tidak sesuai dengan harapan.

Sebuah perencanaan yang dilaksanakan oleh seorang pembisnis, bukan sebatas perencanaan yang semena-mena dijalankan dengan mentah, namun perencanaan tersebut dilakukan serta dijalankan dalam mengelola sebuah bisnis harus melihat posisi serta latar belakang asal-nya. Misalnya dalam menegelola bisnis Ikan teri di Madura, Sebagai pengusaha harus melihat terlebih dahulu terhadap lingkungan sekitar usahanya. Apakah masyarakat dapat menerima adanya usaha tersebut atau apakah usaha tersebut dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga jika seorang pengusaha sudah memahami dan menguasai keahlian dalam bidang tersebut, tentu usaha yang dijalaninya akan menghasilkan efek yang positif.

Selain itu, dalam menghadirkan sebuah usaha ditengah lingkungan masyarakat, seorang pembisnis juga harus menganalisis tentang kekuatan dan kelemahan usaha yang akan dihadirkannya dengan menggunakan analisa SWOT. Apakah usaha yang direncanakan sudah diketahui kemampuannya, baik kelebihan atau kekurangan, baik kendala maupun ancaman. Semua itu, tentu  sudah terfikirkan dalam perencanan. Karena analisa SWOT merupakan sebuah perencanaan dalam manajemen bisnis yang baik. Tentu dalam Manajemen  Bisnis Syariah. Sehingga dengan perencanaan yang benar-benar matang dapat menganalisa dan mengatasi problematika yang terjadi di tengah-tengah pelaksanaanya.

Dalam Mananjemen Bisnis syariah sendiri, Fungsi Planning sangatlah luas dalam menunjang sebuah usaha yang dihadirkannya. Yakni, untuk menentukan tujuan usaha dan perencanaanlah sebagai alat untuk mencapainya, Sebagai arahan dan pegangan dalam pelaksanaan usaha tersebut, dengan perencanaan juga akan memudahkan dalam pengawasan selama pelaksanaan usaha tersebut, serta dapat menjadikan alat evaluasi akhir dengan baik dan teratur, baik dalam mengatasi masalah atau kendala yang terjadi selama pelaksanaan secara berkala.

Selain itu juga, dalam Manajemen bisnis syariah perlu terhadap perencanaan atau Planning yang matang dalam berbagai bidang utama, baik dari segi Sumber Daya MAnusia (SDM) –nya termasuk keprofesionalan anggota dalam usaha tersebut, keuangannya (Anggaran) yang disediakan dalam aktifitasnya serta kesesuaian dalam waktunya, Operasi atau pelaksanaannya baik dalam pemograman (Progamming) juga dalam penjadwalan (scheduling), serta dalam bidang pemasaran baik dengan promosi dalam mencapai target yang lebih dalam usaha tersebut. Perencanaan tersebut sangatlah penting untuk dilaksanakan oleh seorang pembisnis dalam menunjang hasil usaha atau produk nya yang baik.

Dalam Fungsi perencanaan dalam sebuah manajemen juga dapat mencegah atau menghindari pemborosan dalam waktu, tenaga (fisik) serta material. Karena dengan Planning atau perencanaan tersebut tentu seorang pembisnis dapat menilai kemampuan produk tersebut dalam mencapai tujuannya. Misal, kembali kepada seorang pengusaha ikan teri tadi, dimana dalam pemasarannya, dia menginginkan kenaikan harga 15% untuk tahun mendatang oleh karena itu dibutuhkan alat pemasaran seperti Koran, radio sebagai alat yang ternilai mudah melihat kondisi dana yang sedikit. Oleh karena itu, Planning atau perencanaan merupakan poin penting sekaligus poin utama dalam memulai sebuah usaha untuk mencapai hasil yang memuaskan. Merupakan langkah awal dalam memanage segala bisnis yang dilakukannya untuk tujuan yang ditentukannya.

Mila Octira, Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Semester : 3 IDIA AL-AMien Prenduan

MENARIK JUGA DIIKUTI:

Tulisan Terkait

Esai 7485873251986942445

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.
Silakan

emo-but-icon

Terbaru


Indek

Memuat…

Relaksasi

Kamar Pentigraf

Kearifan Lokal

Puisi Pihan

Kolom Anak dan Remaja

Album Lagu Madura

Tips Antisipasi Sebaran Virus Corona

item

WA