Pimpinan Sekolah Tidak Apresiatif, Dua Penulis Cilik Terus Berkarya

Ada peristiwa menarik ketika dilaksnakan peluncuran  dan apresiasi buku “Siti dan Peri Gigi” karya dua penulis cilik Yasmin Nadila Fachrunn...

Ada peristiwa menarik ketika dilaksnakan peluncuran  dan apresiasi buku “Siti dan Peri Gigi” karya dua penulis cilik Yasmin Nadila Fachrunnisa dan Alvian Noor Nasyraa. Keduanya masih duduk di kelas  tiga dan dua SDN Kapedi 1 Bloto.

Peluncuran dan apresiasi buku yang dilangsungkan di pendopo kecamatan Bluto Sumenep, minggu (15/4) menyisakan peristiwa unik dan kesan bangga dan bahkan haru.

Bangga karena kedua anak kecil itu telah menunjukkan jati dirinya  untuk lebih dalam lagi memasuki  dunai kepenulisan.  Dan memang inilah embrio yang diharapkan bangsa ini dalam membangun kekuatan literasi masa yang akan datang. “Belajar menulis sejak dini, sama artinya menanamkan benih untuk menumbuhkan nilai peradaban bangsa lebih baik,” ujar Fendi Kachonk yang tampil sebagai aoresiator pada acara tersebut.

Sedang Widayanti Rose posisi sebagai guru pembimbing kedua anak tersebut menyatakan untuk menguatkan kemampuan anak didiknya ia menggunakan prinsip 4-P, yakni dengan istilah Madura “Payakin, Palaten, pasabbhar, papasra.” (yakinlah, telaten merawat dan membina, selalu bersabar dan pasrah diri pada yang Maha Kuasa)

“Keempat “P” tersebut ternyata mujarrab sehingga akhirnya terbitkan buku ini,: jelasnya.

Namun dibalik semua itu ada muncul kekecewaan bagi kedua penulis, wali murid maupun guru-guru yang sempat hadir, ketidak hadiran Kepala SDN Kapedi I, Johar Bahri pada acara tersebut memunculkan pertanyaan besar.

“Surat undangan sudah saya sampaikan pada beliau,” kata Widayanti guru di sekolah yang sama

Banyak pihak menyayangkan, “peristiwa seharusnya menjadi kebanggaan sekolah, namun tampaknya pimpinan lembaga pendidikan ini tidak merponnya”, kata Heru, Kepala SDN Pandian V, yang sempat hadir pada acara tersebut. (RULIS)


POSTING PILIHAN

Related

Kabar Rulis 2255261329961823982

Posting Komentar

Komentar dan kritik Anda akan memberi semangat pada penulis untuk lebih kreatif lagi.Komentar akan diposting setelah mendapat persetujuan dari admin.
Silakan

emo-but-icon

Baru


Indeks

Memuat…

Eksaina

Kolom Aja

 Lihat semua Kolom Aja >

Kamar Pentigraf

 Lihat semua Kamar Pentigraf >

Kearifan Lokal

 Lihat semua Kearifan Lokal >


 

Telah Terbit

Telah terbit antologi cerita  pendek 

“Menjulang Matahari”

Cerpen ini ditulis oleh 30 orang penulis dengan latar peristiwa yang terjadi disekitar kehidupan penulisnya. Layak dimiliki dan dibaca dalam lingkungan keluarga

Rp. 45.000,-

 Pesan buku
 
item